Bupati Bersama Dandim Bangli Silahturahmi Dengan Veteran

 

 
 

Bupati Bersama Dandim Bangli Silahturahmi Dengan Veteran


      Pers Indonesia (Bangli) Bupati Bangli bersama Dandim 1626/Bangli melaksanakan silahturahmi dengan Para Veteran Kabupaten Bangli, Selasa, (20/11)

    Acara silahturahmi digelar di Wantilan Tugu Pahlawan Penglipuran  selesai upacara memperingati hari Gugurnya Kapten TNI A.A. Gede Anom Mudita dihadiri oleh para pimpinan OPD Pemkab Bangli, TNI, Polri , ASN , Satpol PP, Mahasiswa, anggota Veteran  dan siswa SMA se-Bangli.

    Dalam silahturahmi tersebut Dandim Bangli Lekol Cpn Andy Pranoto M.Sc., menyampaikan  momentum ini untuk mengajak semua pihak dalam mengenang jasa dan nilai-nilai kejuangan para pahlawan sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang  yang rela mengobarkan jiwa dan raganya dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan NKRI.

    Acara seperti ini mengingatkan kembali pada peristiwa perjuangan kemerdekaan yang direbut dengan pengobanan harta benda bahkan nyawa oleh para pahlawan bangsa. 
"Dalam merefleksikan makna perjuangan para pahlawan, kita akan menemukan kepribadian yang patut dicontoh dari sosok para pahlawan yang tangguh, disiplin, penuh semangat dan tekad yang kuat dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan", ucap Dandim.

    Kemudian menurut Dandim, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Tidak mungkin kita hadir di sini, menikmati kemerdekaan dan pembangunan tanpa perjuangan dari para pahlawan kita di masa lalu.
"Oleh karena itu pada kesempatan ini kita mengajak kepada generasi muda untuk belajar dari para pendahulu kita dalam mengisi kemerdekaan", tegas Dandim.

    Sementara itu Bupati Bangli I Made Gianyar S.H., M.Hum., dalam amanatnya menyampaikan peringatan Hari Gugurnya Kapten TNI Anak Agung Gede Anom Mudita merupakan cermin atau refleksi tentang pengorbanan, keteladanan dan keteguhan dalam menggapai harapan dan masa depan yang lebih baik dengan terus bekerja keras dalam mewujudkan masyarakat adil dan sejahtera sebagai cita-cita perjuangan yang tertuang dalam sila kelima Pancasila yang berbunyi Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, sekaligus juga sebagai momentum dalam rangka menumbuh kembangkan nilai-nilai persatuan, kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial.

    Nilai kepahlawanan tidak akan pernah usang atau lekang dimakan jaman karena pada setiap waktu dapat diimplementasikan dan direvitalisasi dari generasi ke generasi sepanjang masa sesuai perkembangan zaman. Sebagai bangsa yang besar diharapkan tetap menumbuhkembangkan nilai-nilai perjuangan dan jangan pernah melupakan perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan harta benda dan jiwa raga demi bangsa Indonesia.  
"Kita harus terus berjuang untuk diri sendiri, keluarga,  bangsa dan negara yang kita cintai", kata Made Gianyar.

   Di akhir acara diberikan talisasih kepada Para Veteran berupa paket Sembako.
(Pendam).
 
 
 

 

 

 
Pers Indonesia