Jika Permendikbud No 17 Thn 2017 Dilaksanakan Secara Saklek

 

 
 

Jika Permendikbud No 17 Thn 2017 Dilaksanakan Secara Saklek

Badung Akan Kekurangan Sekolah & Semakin Kekurangan Guru

   Persindonesia.com (Februari 2018) - Jika Permendikbud no 17 tahun 2017 tahun depan dilaksanakan secara saklek(tanpa kompromi) ,dimana jumlah siswa perkelas dibatasi, yang semula sebuah kelas SMP bisa menampung sebanyak 40 orang murid dan di SMK/SMA sebanyak 44 orang, sehingga automatis jumlahnya dibatasi di SMA/SMK menjadi 36, dan di SMP maksimal 32 siswa, dengan demikian sesuai dengan hasil penelitian di lapangan secara umum kita masih kekurangan sekolah.
   Dengan demikian terjadi ofer loud di SMP Negeri yang ada, secara riil hal tersebut saya ketemukan di Kec.Abiansemal Badung,SMPN 4 Bongkasa, SMPN 2 Sedang dan SMPN 3 Sibang Kaja, dalam kondisi amat sangat oferload sehingga data kami, untuk Kecamatan Abiansemal saja setiap tahunnya antara jumlah lulusan SD dengan daya tampung SMP Negeri kurang lebih sekitar 400san orang anak memerlukan tempat untuk di SMP. 
    Alternatif jika Unit Sekolah Belajar (USB) jika tidak bisa dibangun dengan cepat, maka menurut hemat saya adalah menambah Ruang Kelas Baru(RKB)disetiap sekolah negeri,sehingga naninya jika diterapkannya full day school, maka tidak terjadi doble ships, dan permasalahan yang lain adalah kekurangan tenaga Guru, dan juga kita merasakan betul dimana, akibat dari tidak ada pengangkatan Guru, yang ada cuman pensiun Guru, demikian papar Dr.Drs.I Made Gede Putra Wijaya,SH,M.Si, Dewan Pendidikan Badung.

(Gsk)

 
 
 

 

 

 
Pers Indonesia