Marsekal I Nyoman Gede Tri Santosa,S.IP,M.Tr(Han),Bersama Pasraman Widya Dharma,Menjaga Ajeg Bali Dari Luar

Marsekal I Nyoman Gede Tri Santosa,S.IP,M.Tr(Han),Bersama Pasraman Widya Dharma,Menjaga Ajeg Bali Dari Luar


   PERS - Degradasi moral anak bangsa terjadi di hampir ada di tiap bagian di bumi pertiwi ini, hal tersebut berbagai upaya dilakukan baik melalui kegiatan penyuluhan, simakrama, pendidikan dll, ini dilakukan bukan hanya di Bali namun ternyata  juga di luar Bali , oleh Nak Bali yang peduli dengan keajegan Bali.

    Dalam perbincangan singkat tim Fakta Bali, dengan Marsekal Pertama I Nyoman Gede Tri Santosa,S.IP.,M.Tr(Han), mengungkapkan ;  Sebagai warga Bali yang kini sedang bertugas di luar Bali, tentu Kami mendukung program “Ajeg Bali”, salah satu upaya kita diataranya membuat Pasraman bernama “Pasraman Widya Dharma”yang berlokasi di Kota Badung”, dibuat guna menampung serta menyerap aspirasi Krama bali yang ada di luar Bali khususnya disekitar Pasraman kami di Jawa Barat, ini merupakan wadah dalam simakrama sebagai Anak Bali yang ada dirantauan, tempat bersilaturahmi, sekaligus mengoobati rasa rindu kita kepada tanah kelahiran, karena ini didesain sesuai dengan kondisi pelemahan yang ada di Bali/berkonsep Bali, yang nantinya menjurus kearah “Ajeg Bali itu sendiri.
    Kita berada di luar Bali tentu selalu monitor segala situasi kondisi yang ada di Bali khususnya terkait budaya dan kehidupan masyarakat di Bali, jangan kita berbuat, berperilaku, ataupun berkata yang aneh-anah, kita tunjukkan kepada masyarakat luas tentang budaya kehidupan orang Bali, yang memegang teguh adat-iastiadat dan budaya, saling asah, saling asih dan saling asuh atau teposaliro.
     Kegiatan-kegiatan di Pasraman kami selalu diikuti oleh seluruh forum yang ada, kegiatan yang kita lakukan sama persis dengan segala kegiatan yang ada di Bali, baik di pura maupun di pasraman. Disamping itu Pasraman Widya Dharma juga membuat “Sekolah Minggu” untuk anak-anak, bagaimana kita memberikan menanamkan pemahaman, terkait agama Hindu, budaya, dll, guna Ajeg Bali, sejak dini kepada anak-anak kita, guna bisa menyerap hal-hal yang baik atau positif dalam pergaulan, dan tentu menangkal pengaruh-pengaruh negative yang ada.
     Ajeg Bali bukan saja tanggung jawab bagi orang Bali yang ada di Bali saja, namun juga tanggung jawab bagi orang Bali yang ada di rantau atau tinggal di luar Bali, demikian ungkapan Perwira Tinggi (Pati) Angkatan Udara Bintang 1 yang berasal dari Desa Latu Gerih Badung, yang kini bertugas sebagai Komandan Pusat Latihan Kodiklat TNI, yang bermarkas di Serpong Tanggerang Selatan, dengan tugas menyelenggarakan Latihan Kesiapsiagaan Operasional Kotamaops TNI di seluruh Indonesia, Latihan Pratugas dan Latihan Gabungan/Bersama TNI.

(tim).

Pers Indonesia