Pembangunan Gedung BPJS Cabang Denpasar

 

 
 

Pembangunan Gedung BPJS Cabang Denpasar

     PERSINDONESIA.COM - Dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat Denpasar, kini dibangun Gedung BPJS Kesehatan Kantor Cabang Denpasar. Pembangunan gedung BPJS Kesehatan ini menghabiskan dana sebesar Rp. 10.260.000.000. Dana tersebut bersumber dari dana BPJS Kesehatan Tahun Anggaran 2016. Dengan Nomor Kontrak 41/KTR Divre-XI/2016. 170/RI./X/2016. Tanggal Kontrak pada 25 Oktober 2016. 
    Project Manager Proyek, Kadek Sastra Widaya, ketika ditemui awak media di kantor Direksi Keet , Rabu, (17/5) menjelaskan, selain pembangunan gedung utama pihaknya juga mengerjakan tempat air di bawah tanah dan pembuatan pagar dengan dengan setyle Bali.
    Hingga berita ini diturunkan, progress pekerjaan proyek gedung BPJS Kesehatan ini sudah mencapai 48 persen. Selama dalam proses pengerjaan, proyek ini sudah beberapa kali mendapat kunjungan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. Mengingat, dalam setiap progress termin harus melalui pemeriksaan dan persetujuan dari pihak Kejati Bali.
    Gedung BPJS Kesehatan yang terletak di kawasan perkantoran Renon tersebut memiliki ketinggian fisik mencapai 14,8 meter yang terdiri dari 4 lantai. Gedung ini juga dilengkapi Lif hingga lantai teratas.
    Pembangunan gedung ini melibatkan pekerja sebanyak 70 orang dan memakan waktu pelaksanaan selama 270 Hari Kalender. Pekerjaan kelar pada akhir Agustus 2017 mendatang. Pekerjaan Gedung BPJS Kesehatan Kantor Cabang Denpasar ini digarap Kontraktor Pelaksana PT. ROSA LISCA, dengan Konsultan Managemen Kontruksi, PT. WISMAKARMA CONSULINDO.
    Ditanya terkait kendala pekerjaan gedung ini, Widaya mengatakan, bahwa kendalanya hanya pada keterbatasan lahan untuk tempat stok bahan material, penyediaan kusen dan granit. 
‘ Kendala pekerjaan gedung ini cuma pada keterbatasan lahan untuk tempat stok bahan material, penyediaan kusen dan granit pak, karena harus mengambil dari luar Bali, tapi bisa kami atasi, ‘ terangnya.
    Widaya juga menjelaskan, dalam pengerjaan gedung BPJS Kesehatan ini, pihaknya benar-benar menjaga kualitas hasil pekerjaan. Demikian juga agar pekerjaan tidak molor dia mengerahkan tenaga sebanyak 70 orang sekaligus pekerjanya dilemburkan hingga pukul 10 malam. (TIM)
 
 
 

 

 

 
Pers Indonesia