Polres Jembrana Bekuk Pengedar Pil Koplo

Polres Jembrana Bekuk Pengedar Pil Koplo


    Persindonesia.com -  Selasa, 20 February 2018, Polres Jembrana berhasil mengungkap kasus narkoba jenis Pil Koplo. Dalam kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan sebanyak 4.475 butir pil koplo, berikut tersangka Ni Ketut PI istri dari I Gede DS beralamat jalan Jalak Putih Gg V Lingkungan Arum Rt.012/Rw. Kel. Gilimanuk Kec. Melaya Kab.Jembrana Bali.
    Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Pryo Hutomo S.I.K di dampingi oleh Kapolsek Gilimanuk  dan Kanit Reskrim Polsek Gilimanuk mengatakan, dari hasil keterangan tersangka petugas berhasil meringkus penyuplai bernama P.E A beralamat Jln. Rajawali, Lingkungan. Asri, Rt.012,Rw. Gg V Kel. Gilimanuk Kec. Melaya, Kab. Jembrana Bali. 
    Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat. Dengan info tersebut, petugas dari tim unit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Gilimanuk mengejar tersangka, dan pada hari Kamis Tgl 15 February 2018 sekira pukul 01.26 Wita bertempat Jln. Rajawali, Lingkungan. Asri, Rt.012,Rw. Gg V Kel. Gilimanuk Kec. Melaya, Kab. Jembrana Bali, petugas berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial Ketut PI mengurus Rumah Tangga kedapatan menyimpan dan menjual pil berwarna putih bertulisan Huruo Y yang diduga koplo. “Pada saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka, petugas menemukan barang-barang di laci rak plastik berupa: 725 butir pil berwarna putih bertulisan huruf Y yang terbungkus plastik, 1 buah dompet berwarna coklat tempat menyimpan 8 klip plastik yang masing-masing berisikan 10 butir pil berwarna putih bertulisan huruf Y dengan jumlah 80 butir, 1 bendel plastik kosong, uang tunai sebesar 234 ribu, 1 box plastik yang digunakan sebagai tempat barang-barang ditas, 1 buah handphone merk OPPO warna silver, dan barang-barang tersebut milik suaminya berinisial I Gede DSP,” katanya.
    Setelah dilakukan introgasi, kemudian penyelidikan mengarah kepada seorang atas nama PEA, yang merupakan tempat mengambilnya 725 butir pil berwarna putih bertulisan huruf Y, kemudian dilakukan penggeledahan  di tempat tinggal tersangka P E A dan berhasil mengamankan uang tunai sebesar 150 ribu sebagai hasil penjualan pil berwarna putih bertulisan Huruf Y,” jelasnya.
Menurutnya, tersangka mengaku juga bahwa sisa Pil berwarna putih tersebut dititipkan kepada saksi I KJA asal Lingkungan Jineng Agung Gg III Kel. Gilimanuk Kec. Melaya Kab. Jembrana Bali. “Setelah dilakukan penggeledahan dirumah I K J A diamankan barang berupa : 2990 butir Pil berwarna Putih bertulisan Huruf Y yang kemas dalam 3 bungkus plastik, 680 butir Pil berwarna putih bertulisan Huruf Y yang di kemas dengan plastik klip sebanyak 68 plastik klip.uang tunai sebesar 150 ribu dan 1 buah hanphone,” terangnya.
   Kapolres menyebutkan, jumlah keseluruhan Barang bukti yang diamankan berupa Pil Koplo sebanyak 4.475 butir dan uang tunai sebanyak 384 ribu. Dimana pil berwarna putih bertulisan Huruf Y tersebut yang diduga Koplo dijual kepada konsumen yang sebagian besar dari kalangan Anak-anak Sekolah SMA, Nelayan, Pegawai atau Pekerja Pelabuhan serta pekerja kapal, dengan kisaran harga 1 paket isi Rp 10 butir dalam bungkus klip plastik seharga Rp 25 ribu sampai dengan Rp 30 ribu rupiah.
“Saat ini kami masih mengembangkan kasus ini karena barang berasal dari Banyuwangi. Dan kita akan telusuri terus keberadaanya,” tegasnya.  Dari perbuatannya tersebut, tersangka I G D S P bersama P E A  dijerat Pasal 197 JO Pasal 106 ayat ( 1 ) dan Pasal 196 JO Pasal 98 Ayat (2) dan Ayat (3) UU RI NO.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dan tersangka K P I diganjar  Pasal 196 JO Pasal 98 Ayat (2) dan Ayat (3) UU RI NO.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan  YO Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp.1.500 juta.(sbk).

Pers Indonesia