Polres Jembrana Rilis Penangkapan Residivis Penyabu


     Persindonesia.com(Jembrana) Kamis 25 Januari 2018, Bertempat di Polres Jembrana, diadakan Press Confrence tentang Kasus Narkotika, dipimpin oleh Waka Polres Jembrana Kompol Ni Nyoman Wismawati di dampingi oleh Kasat Resnarkoba AKP I Gusti Komang Muliadnyana, SH.
Dengan tersangka 2 orang yaitu I Putu G A P alias Klepy berusia 26 tahun, beralamat Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana dan D S berusia 45 tahun, beralamat Lingkungan Kerobokan, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, tersangka ini memang residivis yg pernah keluar masuk penjara terakhir sekitar 1 tahun yang lalu.            
   Barang bukti yang diamankan berupa 1 buah plastik klip berisi kristal bening yang diduga sabu dengan berat 0,45 gram brutto atau 0,25 gram netto, potongan daun pisang sudah kering, 1 unit sepeda motor Suzuki Thunder warna hitam dan kunci kontak, 1 unit Hp Nokia warna hitam, 1 buah bong yang terbuat dari botol bekas minuman adem sari. dan 1 buah korek api.
     Kronologi kejadian berawal dari laporan masyarakat bahwa seseorang yang berinisial Klepy sering menyalahgunakan narkotika jenis sabu-sabu, selanjutnya dilakukan penyelidikan, maka pada hari Minggu tanggal 21 Januari 2018 pukul 01.00 wita didapat perkembangan informasi bahwa Klepy diduga melakukan transaksi, selanjutnya Tim liduk Satuan Resnarkoba melakukan pemantauan dan penyangongan di jalan yang patut diduga akan dilintasi oleh Klepy di seputaran Kota Negara, pukul 01.30 wita Klepy ditemukan melintas di jalan Rajawali, lingkungan Pendem Kec/Kab. Jembrana dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Thunder warna hitam dan membonceng seorang laki-laki, Tim langsung melakukan penghadangan dan penggrebekan dan melihat yang di bonceng melempar seauatu, setelah berhasil diamankan petugas memeriksa identitas  yang mengemudikan sepeda motor mengaku Klepy dan yang dibonceng mengaku bernama Deng, dan petugas melakukan penggeledahan badan yang di saksikan I Putu Narsa Artono dan Saiful Anwar dan tidak ditemukan narkoba dan selanjutnya petugas melakukan penyisiran di tempat tersangka melemparkan sesuatu tepatnya 1 meter sebelah kiri dari sepeda motor tepatnya di dalam got ditemukanlah gulungan plastik klip di bungkus daun pisang sudah kering dan dibuka sama-sama pelaku dan saksi ternyata didalamnya berisi gulungan plastik klip yang berisikan serbuk kristal bening yang diduga sabu sabu dan diakui oleh tersangka, kemudian di kembangkan dengan penggeledahan rumahnya ditemukan bong yang tersimpan didalam kulkas milik Klepy selanjutnya Batang bukti dan tersangka dibawa ke kantor Sat Narkoba untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, tersangak diancam pasal 132 ayat (1) Yo pasal 112 ayat (1) UU No. 35/2009, Yo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Yo pasal 53 KUHP. diancam pidana kurungan 4 S/d 12 tahun.(sbk/tim).