Pura-Pura Jadi Pembeli, Mahesa Nekat Larikan Escudo

 

 
 

Pura-Pura Jadi Pembeli, Mahesa Nekat Larikan Escudo

    PERSINDONESIA.COM. com -  08 September 2017, Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K M.H didampingi Kasat Reskrim AKP  Yusak A Sooai, S.I.K melaksanakan Press Confrece bertempat di Polres Jembrana terkait pencurian dan penggelapan,  yang tejadi pada tanggal 26 Agustus 2017, sekitar pukul 17.30 wita, bertempat dihalaman parkir rumah belakang sebuah warung di Br. Pangkung Buluh, Ds. Kaliakah, Jembrana.

    Barang yang hilang berupa Mobil Suzuki Escudo warna silver  Nopol DK 1113 MG Tahun 2005 milik dagang bakso bernama N, dengan tersangka Mahesa Amerta asal lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng Kecamatan      Negara, Kabupaten Jembrana.
    Kronologi kejadian pada hari Sabtu, tanggal 27 Agustus 2017, sekitar pukul 17.30 Wita, bertempat  Br. Pangkung Buluh, Ds. Kaliakah, Kec. Negara, Kab. Jembrana telah terjadi tindakan pencurian  mobil Escudo warna silver milik N. Tersangka Mahesa, memang residivis, melakukan tindakan pidana yang ke dua kalinya, dulu pernah melakukan pencurian sama,bahkan diganjar hukuman 7 bulan, Ia dapat remisi 1 bulan dan keluar dari tahan pada April 2017.
   Pada saat itu tersangka Mahesa berpura pura membeli mobil escudo  milik korban, karna tersangka hendak ingin mencoba kendaraan tersebut, maka korban tanpa curiga sedikit pun langsung memberikan  kunci mobil kepada tersangka pada saat bersamaan ada orang datang membeli bakso , dan korban langsung melayani pembeli yang berada di depan rumah korban , pada saat itu juga tersangka langsung membawa lari mobil korban kearah Gilimanuk tempatnya di lingkungan Asri, Kelurahan Gilimanuk, Kec. Melaya, Kab. Jembrana, diantar oleh Perantara Wahidin yang berprofesi sebagai tukang ojek, selanjutnya mobil tersebut  di gadaikan sebesar 15.000.000.- dengan alasan mobil tersebut miliknya sendiri, karena di lengkapi dengan STNK maka I Nyoman S bersedia menerima gadai mobil tersebut, sedangkan uang hasil menggadaikan mobil telah habis di gunakan  untuk membayar hutang.
   Atas laporan korban sekitar pukul 20.00 wita Tim Sat Reskrim Poles Jembrana dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP  Yusak A Sooai, S.I.K beserta jajaranya melakukan penangkapan di rumah tersangka, di lingkungan Ketapang, kelurahan lelateng, kec. Negara, Kab. Jembrana dan langsung di amankan dibawa ke Polres Jembrana untuk penyidikan lebih lanjut, ataskejadian tersebut korban N mengalami kerugian sebesar Rp. 80.000.000.-.(sbk).

 
 
 

 

 

 
Pers Indonesia