UKK SMK PGRI 1 Badung,Ukur Kompetensi Siswa,Dibarengi HUT 58

 

 
 

UKK SMK PGRI 1 Badung,Ukur Kompetensi Siswa,Dibarengi HUT 58

   
   Persindonesia.com (20 Februari 2018)  -  Semakin ketatnya persaingan para lulusan sekolah kejuaruan dalam mendapatkan pekerjaan, mengharuskan para penyelenggara pendidikan khususnya SMK, berupaya mengejar standar tenaga pekerja yang dibutuhkan. Perkembangan jaman menjadikan para pencetak pekerja professional seperti SMK terus berinofasi sehingga anak-anak yang lulus nantinya bisabersaing di Dunia Usaha dan Dunia Industry(DUDI).                Seperti yang diungkapkan oleh Pembina SMK PGRI 1 Badung,sekaligus Ketua YPLP Kab.Badung, Dr.Drs.I Made Gede Putra Wijaya,SH,M.Si., memaparkan ; Sekolah kejuruan/SMK yang ada di Kab.Badung, terus menerus berupaya meningkatkan kwalitas dan juga keterampilan siswanya, baik melalui Uji Kompetensi Keahlian (UKK), ataupun dalam ujian-ujian lainnya. Tantangan yang dihadapi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan yang akan datang semakin tahun akan semakin meningkat, seiring perkembangan jaman, oleh karenanya kami YPLP PGRI Kab.Badung selalu mendorong, mengkordinasikan dengan para Kepala Sekolah SMK yang ada di Badung ini,untuk terus menerus mencari trobosan-trobosan dan informasi agar apa yang kita hasilkan ini, tepat guna dan tepat sasarannya.
Dalam artian mereka mempunyai kompetensi yang nyambung, dengan apa yang diperlukan di Dunia Usaha Dan Dunia Industry(DUDI).
  Di SMK PGRI Badung ini, saya sangat terkesan dengan apa yang dilakukan terutama oleh para guru produktif sehingga hasil yang didapat sesuai dengan fisi, dan hingga saat ini kami belum pernah menerima kompline dari pengguna tenaga-tenaga kerja lulusan di SMK PGRI 1 Badung ini, itu berarti baik dari segi pengetahuan, keterampilan dan sikap anak-anak kami bisa masuk kedalam standar mereka, apalagi yang sekarang ini tantangan yang nyata adalah masyarakat Ekonomi Asean (MEE), ada standar-standar yang harus dipenuhi paling tidak pengetahuannya harus setara dengan Diploma I.dan mereka harus mengantongi LSP 1, dan untuk ini SMK PGRI 1 Badung telah bekerjadama dengan SPBI Denpasar sebagai Assesor untuk kegiatan ini, sehingga secara langsung siswa didorong untuk memenuhi standar kwalisifikasi yang dibutuhkan oleh masyarakat pengguna, jelas Dr.Putra Wijaya saat membuka acara UKK SMK PGRI 1 Badung dihalaman sekolah, didepan yang hadir, para Assesor, Guru beserta staf, undangan Dinas, Profesor Bandem, dll.     

    Sementara Wakasek Kesiswaan Ni Kadek Sumariani,  yang juga sebagai panitia UKK SMK PGRI 1 Badung tahun 2018, menjelaskan ; Jumlah siswa SMk PGRI 1 Badung  yang mengikuti UKK sebanyak 292, meliputi Akomodasi Perhotelansebanyak 137 siswa, Jasa Boga sebanyak 147, dan Multi Media sebanyak 4 siswa. 
   Tujuan UKK ini guna memberi penilaian dari segi kompetensi yang dimiliki di masing-masing keahlian. Pelaksanaan UKK sejak 19 Februari hingga 28 Februari 2018, demikian penjelasannya.

Dibarengi Perayaan HUT ke 58

   Sungguh spesial UKK SMK PGRI 1 Badung kali ini berbarengan dengan HUT ke 58, Dr.Putra Wijaya, secara sederhana dirayakan disela acara pembukaan UKK. Dr. Putra Wijaya mengucapkan , puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah diberi kesehatan dan anugrah yang baik."Terimakasih Bpk,Ibu, rekan-rekan dan saudara saya semua yang telah berkenan secara langsung ataupun tidak dalam memberikan doa atas Peringatan Ulang Tahun saya yang ke 58 tgl 20 Februari 2018, & mohon maaf atas kesalahan saya selama ini" demikian singkatnya.  (gus)
    

 
 
 

 

 

 
Pers Indonesia