Pegawai Kantor Gubernur di Temukan Tergeletak di Got dan Meninggal Dunia

    0
    738

    Denpasar, Persindonesia.com – Seluruh Pegawai Biru Umum Kantor Gubernur dikagetkan oleh salah seorang pegawai Staf Pada Sub Bagian Verifikasi Keuangan Setda / Biro Umum dan Protokol Provinsi Bali, ditemukan dalam got sudah dalam keadaan meninggal, diketahui bernama I Wayan Sudiarta SH (54) beralamat Pakis Aji Gang Cenggana Sari VIII No. 5 Tanjng Bungkak Dentim. Jumat (3/7).

    Korban ditemukan pertama kali oleh masyarakat di dalam got sebelah timur pintu keluar Lapangan Niti Mandala Denpasar, Jln. Basuki Racmat, Br. Sembung Sari, Desa Sumerta Kelod, dan melaporkan kejadian tersebut ke salah satu Satpam Kantor Gubernur I Made Duarsa (42) yang sedang berada di Pos Satpam.

    “Ia memang benar ada salah seorang masyarakat memberitahu saya bahwa ada seseorang dalam got, sehingga saya memutuskan pergi ke lokasi yang tidak jauh daro Pos Satpam, sampai disana saya mengenali korban dan langsung melaporkan ke teman Satpam dan menghubungi pimpinan,” ungkap Duarsa.

    Begitu juga dengan I Gusti Ketut Rai salah satu tukang parkir mengatakan, dirinya sedang berada tidak jauh dari lokasi dan melihat ada orang berkerumun dilokasi kemudian dirinya mendekat dan melihat korban sudah tergeletak di dalam got.

    Mendapatkan informasi terkait penemuan pegawai tergeletak di dalam got, Kasubag TU dan Persuratan Prov. Bali A. A Ayu Warini, SE. MM (57) mengatakan, sekira pukuk 07.00 wita seluruh Pegawai Biru Umum Kantor Gubernur melaksanakan kegiatan rutin olah raga bersama yaitu jalan santai di dalam lapangan Niti Mandala Renon, kemudian salah satu pegawai menghubungi dirinya bahwa salah satu pagawai kami tergelatak didalam Got.

    Saat di konfirmasi terkait korban sudah dalam keadaan meninggal di dalam got istri korban Ni Wayan Sutarsih (54) mengatakan, suami saya sebelum berangkat kerja mengatakan hari ini di kantor ada kegiatan olah raga bersama, kemudian suami berangkat ke Kantor.

    “Saya merasa cemas, beberapa menit kemudian saya menghubungi suami melalui telf akan tetapi tidak diangkat, kemudian saya putuskan berangkat kerja ke kantor,” imbuhnya.

    Selanjutnya korban di evakuasi oleh Tim Medis BPBD Kota Denpasar setelah dinyatakan sudah meninggal, selanjutnya korban di bawa ke RSU Sanglah guna proses lebih lanjut. (Daeng)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here