Serangan Mendadak di Tusuk 3 Kali Mengenai Uluhati Tembus Paru-Paru

Diposting pada

Sukabumi, Persindonesia.com – Suhendi (42), korban penusukan yang dilakukan orang yang belum terungkap identitasnya (Misterius). Saat Korban sedang tidur lelap di saung samping rumah kakak sepupuhnya “L” (50) di kampung Pajagan Ds. Cikahuripan, Kec. Cisolok, Kab. Sukabumi, Minggu (5/7) dini hari sekitar Pukul 00:01 Wib.

Yuni Rusdiana Sk (40), Istri Korban pun angkat bicara mengenai kejadian yang menimpa suaminya (Suhendi)

Header

“Sebelum terjadi penusukan, siang harinya menurut adik saya ada yang mencari suami saya, tepatnya pukul 00:00 Wib,(05/20) malam, terjadilah penusukan terhadap suami saya, awalnya sekitar pukul 00:30 WIB, ada yang manggil-manggil, Lalu bangun dan buka pintu, dirinya melihat “SS” sodaranya suami, dan tanpa basa basi pelaku pun langsung melakukan penusukan, upaya penyelamatan pertama, suami saya dalam keadaan pingsan melalui pertolongan dari anak buah bos benur langsung dibawa ke RSUD Pelabuhanratu, untuk mendapatkan pertolongan,” terang Yuni dari informasi suaminya saat siuman.

“Terlihat tiga kali tusukan satu di bagian ulu hati tembus ke paru-paru diperkirakan kedalaman satu jari, kedua dibagian pergelangan tangan sampai tulang terlihat , ketiga bagian telapak tangan kiri nya tembus,” bebernya.

Melihat situasi seperti itu, suaminya yang masih kritis, Yuni rencananya akan membawa suaminya ke RSHS Bandung. Masih menunggu hasil Pihak RSUD Palabuhanratu terlebih dahulu.

Yuni pun mengecam keras terhadap pelaku penusukan suaminya itu, dan berharap pihak Kepolisian agar bertindak cepat menemukan pelaku yang sudah mengakibatkan suaminya kritis.

“Saya harap nanti mediasi serta minta kepada pihak kepolisian agar bersikap tegas dalam menyikapi kasus ini, sebab kejadian ini sepertinya sudah direncanakan sebelum kejadian penusukan, jadi jelas ada upaya rencana pembunuhan terhadap suami saya,” harap Yuni

Istri Korban menduga pelaku berinisial SS yang masih ada hubungan saudara dengan suaminya. (Jon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *