Bekicot Bisnis Yang Menjanjikan dan Bisa Disulap Jadi Uang

    0
    170

    Melaya, Persindonesia.com – Bekicot adalah hewan yang termasuk ke dalam kelompok moluska atau bertubuh lunak ini biasa ditemui di pepohonan, tanaman, serta berbagai tempat lembab lainnya.

    Bagi sebagian masyarakat, bekicot menjadi salah satu jenis makanan favorit. Hewan berjenis siput ini bahkan menjadi makanan khas setelah diolah menjadi keripik, sate dan lain-lain.

    Ditengah perokonomian terpuruk akibat Covid-19 yang tidak stabil membuat warga masyarakat memutar otak agar bisa menghidupi keluarganya dengan membudidaya Bekicot, Senin (06/07).

    Seperti yang dialami dan dilakukan oleh salah satu kepala keluarga beranama Selamet yang kesehariannya pembuat gula merah serta buruh panjat, memetik buah kelapa ini, saat awak media mendatangi kediamannya di Dusun Pangkung Tanah Melaya Kab. Jembrana menuturkan, bahwa dirinya baru saja datang dari berburu bekicot pukul 23:10 wita, setiba dirumahnya langsung meletakkan hasil buruannya ditempat penampungan yang terletak didepan rumahnya.

    Ia menuturkan bahwa dirinya baru saja datang dari berburu bekicot disekitar kebun sebelah belakang rumahnya, dan alhasil pada malam hari ini buruannya tidak sebegitu banyak seperti malam-malam sebelumnya, dan saat ini pemesanan agak berkurang, jadi pencariannya berburu bekicot tidak menarget, biasanya saya jam segini belum pulang bahkan terkadang sampai dini hari baru pulang ucapnya.

    Ditempat yang sama Istri Selamet yang akrab dipanggil Yanti, juga menuturkan suami saya Selamet biasanya mengajak anak kami Sugeng usia 17 Tahun ikut serta berburu bekicot kadang jam 01:00 dini hari baru pulang, dan biasanya dapat 14 kiloan, berburu bekicot sudah hampir satu bulan lebih kami lakoni dan juga bisa membantu perekonomian kami, apa lagi situasi masa pandenik Covid-19 saat ini kami harus memutar otak bagaimana cara untuk menghasilkan pundi-pundi uang, yang penting kami tetap semangat dan tidak ada rasa mengeluh sedikitpun imbuhnya.

    Saat ditanyai tentang harga perkilonya, Ibu Yanti menjelaskan ke awak media, bahwa Bekicot yang telah kami kumpulkan ditempat penampungan, tergantung pemesannya kalau beli yang masih utuh harga perkilonya 2000-2500 ribu, bila isinya saja tanpa cangkang itu 18000 ribu perkilonya tapi kita rebus terlebih dahulu baru dipisahkan dari cangkangnya kemudian dicuci bersih, ya lumayan buat tambah-tambah penghasilan ucapnya, sembari senyum dihadapan awak media.

    Selanjutnya Selamet menambahkan untuk saat ini memang sedikit berkurang permintaan pesanan bekicot, kendalanya masih belum tau, ya semoga ini menjadi ladang hasil tambahan buat kami dan mungkin warga yang lainnya agar pemesanan terus berlanjut, apa lagi saat ini masih musimnya, tutupnya. (Sam)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here