Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Tinjau Oleh Menteri LHK Siti Nurbaya

    0
    154

    Jatim, Persindonesia.com – Menteri LHK Siti Nurbaya meninjau pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di wilayah kerja BPDASHL Solo, tepatnya di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

    Baca Juga :Satgas TMMD Ke 108 Kodim Gianyar Gelar Penyuluhan Hukum

    Kunjungan kerja hari ini Sabtu 11/7/2020 untuk meyakinkan kerja lapangan dilakukan dengan baik oleh jajaran teknis. Dimulai minggu lalu ke Majalengka Jawa Barat, pekan ini di Jawa Tengah, dan rencananya minggu depan ke Jawa Timur.

    RHL dilakukan dengan langkah vegetatif atau penanaman, dan pembuatan bangunan KTA. Untuk Karanganyar, kegiatan RHL dilakukan guna menyelamatkan sumber daya air, dan menjaga sumber mata air di hulu.

    Baca Juga :Ivan Firnanda ketua DPD Bara JP Angkat Bicara

    Guna mendorong masyarakat untuk menanam pohon, saya menugaskan Dirjen PDASHL menambah jumlah dan kapasitas kebun bibit yang ada sebesar 5 kali lipat.

    Adapun upaya yang dilakukan KLHK untuk pemulihan DAS Solo, pada Tahun 2019, RHL dilaksanakan pada areal seluas 8.000 Ha, pembangunan 112 unit Dam penahan, dan 287 unit gully plug. Sedangkan, pada Tahun 2020 RHL dilaksanakan seluas 1.000 Ha, 20 unit Dam penahan, dan 200 unit gully plug.

    Baca Juga :Daerah Wisata Badung Memperelok Wawasan Pemandangan

    Selain itu, pada tahun 2019 juga telah dibangun 127 unit KBR setara Hutan Rakyat seluas 3.175 Ha, dan 3 unit KBD. Sementara pada tahun 2020 dibangun 90 Unit KBR setara Hutan Rakyat seluas 2.000 Ha, dan 20 unit KBD.

    Kegiatan RHL ini bersifat padat karya, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat yang terlibat, tutup ibu Menteri LHK.

    Krida Radio Live

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here