Astaga Oknum Anggota KTH Nikahi Anak di Bawah Umur TRC PPA Banyuwangi Angkat Bicara

    0
    448

    Banyuwangi, Persindonesia.com – Kian banyaknya kasus pernikahan dibawah umur di Kabupaten Banyuwangi membuat TRC PPA angkat bicara lagi. Mendapat informasi adanya dugaan oknum anggota KTH (Kelompok Tani Hutan) Desa Buluagung, Kec. Siliragung berinisial WKD (38), telah menikahi siri anak dibawah umur, membuat Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan Dan Anak (TRC PPA) Kab. Banyuwangi angkat bicara.

    Melalui Veri Kurniawan selaku ketua TRC PPA Korda Banyuwangi, menyatakan keprihatinan dengan maraknya kasus pidana dengan korban anak-anak, yang salah satunya menimpa SM (12) warga Desa Siliragung saat ini.

    Baca Juga : Hinggar Binggar Wajah Ibu Rustini Melihat Rumahnya Telah Berubah Tidak Takut Lagi Kena Tetesan Air Hujan

    Saat ditemui awak media Persindonesia.com dengan gemas Veri meminta kepada aparat kepolisian untuk segera mengusut secara cepat dan tuntas, kasus yang dialami SM serta memeriksa semua pihak yang terlibat didalam proses pernikahan siri itu.

    “Jika melihat kronologis seperti yang di beritakan media, maka para pihak, terutama ibu angkat harus segera diusut. Kenapa, karena bisa jadi itu adalah eksploitasi anak dibawah umur”, ungkapnya, Senin (13/7/2020).

    Baca Juga : Penambahan Kasus COVID-19, Positif 1.681, Meninggal 71 dan Sembuh 919 Orang

    Lanjut Veri, petugas penegak hukum harus segera mengusut, menindak dan segera dilakukan penangkapan jika dirasa cukup alat bukti.

    “Selain orang tua angkat, pak mudin yang menikahkan juga harus dipanggil, sudah tahu itu anak dibawah umur kok ya berani mudin menikahkan”, imbuh Veri dengan nada gemas.

    Baca Juga : Kadek Ayu Ketangkap Tangan Mencuri di Warung

    “Saya selalu ketua korda TRC PPA Banyuwangi akan turut mengawal kasus ini, peran rekan rekan media sangat penting dan diperlukan juga untuk ikut mengawalnya”, pungkasnya.

    Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, seorang oknum anggota KTH Desa Buluagung berinisial WKD diduga telah menikahi siri SM seorang anak dibawah umur yang baru saja lulus SD dengan restu SR selaku orang tua angkat SM.

    Baca Juga : Sukses Tamba – Ipat Sabet Rekomendasi Pusat

    Pernikahan siri itu diakui sendiri oleh WKD dihadapan Ketua RT dan Kepala Dusun setempat, serta beberapa warga yang mendatanginya dirumah SM pada Minggu malam tanggal 12 Juli 2020, dengan menyebut salah satu oknum modin Desa yang telah menikahkannya dengan SM pada beberapa minggu yang lalu.

    (ABADI)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here