Bocah Umur 14 Bulan Mengidap Penyakit Keras Dikunjungi Bupati Artha

    0
    45

    Jembrana. Persindonesia.com – Sungguh Malang bocah bernama Agastya Rama Desta (14 bulan) mengindap penyakit donw Sindrome dan kelainan jantung serta hernia dan mendapatkan perhatian Bupati Jembrana I Putu Artha.

    Bupati Jembrana didampingi Sekda I Made Sudiada, Asisten Sekda, dan seluruh Kepala OPD dilingkungan Pemkab Jembrana menyempatkan diri mengunjngi anak dari Heruman dan Sayu Komang Triani, warga Kelurahan Pendem, Jembrana, Bali

    Tidak lupa Bupati Artha juga mengajak Plt Kepala Dinas Kesehatan serta jajaran puskesmas di Kecamatan Jembrana.

    Hari Ini GTPP Resmi Cabut Status Karantina Desa Kaliakah

    Diketahui Agestya Rama Desta mengalami down syndrome sejak umur 2 bulan kelahirannya. Selain down syndrome, balita malang ini juga mengidap kelainan pada jantung serta hernia.

    “Anak kami ini, ada kelainan pada jantung. Sejak saat ini Kami sudah rajin untuk kontrol  ke RSUP Sanglah dan untuk hernianya kami berobat di RSU Negara,” ujar Heruman,  Jumat (17/7/2020).

    Atas keprihatinannya, Bupati Artha langsung memberikan bantuan berupa paket sembako. Serta memberikan motifasi kepada kedua orang tua bocah agar tetap fokus dengan pengobatan anaknya.

    Nasip tragis menimpa anak, habis Imunisasi, Badan Panas Dan Berujung Maut

    Tidak lupa ibu bocah malang tersebut juga meminta bantuan Bupati Artha, agar membantu memperoleh fasilitas pengobatan agar anaknya cepat sembuh.

    Setelah mengunjungi bocah malang tersebut, Bupati Artha dan rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi I Ketut Sueri yang suaminya Nyoman Sutomo Mariada (58) mengalami kelainan ginjal dan langsung memberi bantuan berupa sembako.

    Diketahui Nyoman Sutomo Mariada (58) mengalami kelainan ginjal selama 3 tahun dan sudah lama tidak melakukan cuci darah. Selain itu juga terdapat luka yang sudah lama tidak kunjung sembuh.

    Kanit Binkamsa, Iptu Seden Atmaja  Koordinasi Dengan Dinas Pariwisata

    Disela-sela kegiatan Bupati Artha menyampaikan, kegiatan semacam itu akan rutin dilaksanakan setiap hari Jumat usai kegiatan olah raga pagi. Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang membutuhkan bantuan.

    “Kepada Dinas terkait, saya menginstruksikan untuk segara membantu dan memfasilitasi masyarakat yang sedang sakit tersebut guna memperoleh penangan medis dan terus didampingi selama proses pengobatannya,” tegasnya.

    Lebih jelasnya Bupati Artha meminta kepada perangkat desa atau kelurahan, agar lebih sering turun ke lapangan.

    Aplikasi Salak Bali, Percepat Laporan Masyarakat

    Setiap bulannya Bupati Artha berharap agar para pejabat mulai dari Camat hingga Kaling agar mengupdate data setiap warga yang ada di wilayahnya.

    “Jika terdapat warga yang sakit, cacat atau warga yang kurang mampu. Segera di laporkan untuk tindak lanjut,” harapnya. Tim

     

    Krida Radio Live

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here