Hari Ini GTPP Resmi Cabut Status Karantina Desa Kaliakah

    0
    58

    Jembrana. Persindonesia.com – Dikarantinanya Dusun Munduk, Kaliakah Negara akibat transmisi local akibatnya warga terpapar Covid-19, hari ini resmi dicabut statusnya oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, setelah dikarantina sebelumnya selama 14 hari. Jumat (17/7).

    Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan(GTPP) Covid-19 Kabupaten Jembrana secara resmi mencabut status karantina, bertempat di Aula pertemuan Kantor Desa Kaliakah.

    Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dandim 1617 Jembrana, Letkol. Kav. Djefri Marsono Hanok, Kapolres Jembrana, AKBP. I Ketut Gede Adi Wibawa, Sekda I Made Sudiada serta para Aisten Sekda.

    Nasip tragis menimpa anak, habis Imunisasi, Badan Panas Dan Berujung Maut

    Ketua GTPP Covid-19, yang juga Bupati Jembrana, I Putu Artha memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pemuka dan tokoh-tokoh Desa baik Dinas maupun para pemuka dan tokoh Desa Pekraman Kaliakah Kangin.

    “Semua warga yang ada di dusun Munduk desa Kaliakah selama mengikuti karantina dapat menyelesaikan dengan sangat disiplin.

    ”Ketertiban warga masyarakat mengikuti karantina selama empat belas hari dan hasilnya sangat baik, dan juga warga yang menjalani isolasi di RSU Negara telah dinyatakan sembuah berdasarkan hasil Swab Test, juga penyebaran Covid-19 dapat dikendalikam,” ucapnya,

    Pembuatan SKCK harus di Lengkapi Persyaratan

    Artha melanjutkan, atas keberhasilan tersebut patut mendapat apresiasi kepada para tokoh Desa dan juga segenap jajarannya.

    “Selama menjalani karantinya selama 14 hari tentu tidak mudah. Namun demikian, warga mengikuti protap kesehatan sangat tertib dan disiplin. Kehadiran kami beserta jajaran GTPP Covid-19 Jembrana memberikan apresiasi, mengingat tugas-tugas dijalankan sangat baik,” jelasnya

    Tidak lupa juga Bupati Artha juga memberikan penghargaan kepada warga Dusun Munduk, Kaliakah.

    Kodim Jembrana Gelar Karya Bakti Reboisasi Penghijauan Di Desa Manistutu

    “Disaat melakukan karantina, mereka tidak diawasi oleh petugas melakukan tapa brata mengikuti protap kesehatan dengan disiplin. Mereka penuh dengan kesadaran agar cepat pulih dan normal seperti sedia kala sehingga hasilnya baik sekali. Ini patut contoh dan ditiru oleh Desa lainnya,” imbuhnya.

    Ditempat yang sama apresiasi juga datang dari Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa S.I.K, ” warga sangat mematuhi protap kesehatan sehingga cepat pulih, selama 14 hari diam dirumah, tidaklah mudah dan pasti sulit dilakukan,” jelasnya.

    “Sekali lagi saya ucapkan selamat sudah terselesaikan dengan baik, namun perlu diingatkan, setelah dinyatakan sehat, jangan reforia berlebihan, justru bepergian kemana-mana, justru itu lebih beresiko penyebarannya, kata Gede Adi.

    Polsek Petang Terus Tingkatkan KRYD

    Ia menambahkan, disiplinlah dari diri sendiri sebelum vaksin ditemukan ikuti protokol kesehatan agar terhindar dari virus corona ini lagi, mari saling menjaga diri, tutup Gede Adi.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here