Bupati Eka Bersinergi Dengan Yayasan Ekalawya Menyerahkan Bantuan Kepada Pekerja Pariwisata

    0
    12

    Tabanan Persindonesia.com – Mewabahnya pandemi Covid-19 membawa dampak sangat kompleks terhadap perekonomian salah satunya di bidang industri Pariwisata, mengakibatkan  tenaga kerja yang terpaksa harus dirumahkan dan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

    Hal ini disampaikan oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat membagikan beras, bibit cabai, paket sembako dan penyerahan kursi Roda, Rabu (22/7) di Gedung Kesenian I Ketut Maria.

    Turut hadir saat itu Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga, jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda dan beberapa OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Ketua Yayasan Ekalawya,  dan masyarakat penerima bantuan.

    Bupati Eka mengucapkan terimakasih kepada semua stake holder yang membantu karena kegiatan ini dilaksanakan tanpa menggunakan anggaran APBD tetapi melalui dompet Peduli Tabanan dan CSR. Kegiatan sosial kali ini membagikan bantuan beras, bibit cabai, paket sembako dan kursi roda dan bekerja sama dengan Yayasan Ekalawya.

    Ia menjelaskan, bencana ini tidak dapat dihadapi sendiri harus dari kita dan untuk kita, artinya patut berbangga dan bersyukur kita di Tabanan  bisa membantu mereka yang di PHK  mengingat jumlah yang tidak kecil yaitu 1.112 orang sesuai data  terdaftar di dinas tenaga kerja, yang bekerja di sektor Pariwisata diataranya bekerja di Restoran, Hotel, Villa.

    “Dengan di berikan bibit cabai ini nantinya bisa bertumbuh kembang dan bisa menjadi pengahasilan baru buat mereka yang tidak memiliki mata pencaharian,”ungkapnya.

    Pihaknya berharap, bagi yang di PHK tidak boleh putus semangat harus tetap positif thingking bencana itu kapan saja selalu ada, dari dulu hingga sekarang selalu ada bencana hanya saja beda packaging, beda kemasan.  Artinya bencana ini ada untuk membuat kita lebih ingat, lebih eling, lebih cerdas, lebih kuat, ingat atas apa yang telah di berikan oleh Tuhan  kepada kita.

    “Jangan ngikut-ngikut yang salah, berfikir negative, berfikir pendek. jangan hanya gara-gara covid kita broken heart, kita harus tetap fight, harus punya jiwa semangat berjuang, berjuang itu juga bagaimana mencapai kehidupan yang damai, selalu memperhatikan protokol kesehatan, jaga keluarga dan lingkungan kita,”tegasnya.

    Lebih Jelasnya Eka mengucapkan terimakasih atas bantuan dari pihak-pihak terkait semoga pandemi ini segera berlalu, dan selalu semangat gotong royongnya dipelihara dari kita dan untuk kita, sehingga masyarakat Tabanan tetap semangat dalam menghadapi Pandemi covid ini dengan tetap memperhatikan protkol kesehatan dan memperkuat imun tubuh.

    Ditempat yang sama Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Tabanan I Putu Santika melaporkan jumlah paket bantuan yang di berikan kepada para pekerja terdampak pandemi covid 19 di Tabanan di antaranya bantuan beras sejumlah 5,06 ton dan bibit cabai sejumlah 10.120 batang untuk 1.012 orang pekerja yang dirumahkan.

    Disamping itu juga ada bantuan sembako sebanyak 47 paket kepada 47 orang komunitas gerkatin Tabanan dan 2 buah kursi roda untuk 2 orang penderita cacat.

    “kegiatan ini bertujuan sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Tabanan terhadap para pekerja yang terkena dampak pandemi covid 19, tanpa melihat atau menilai besar kecilnya bantuan yang diberikan,” jelasnya.

    Krida Radio Live

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here