Sebanyak 10.000 Tukik di Lepas Liarkan Dalam Bali Resik Sampah Plastik

Diposting pada

Persindonesia.com Gianyar – Hari Konservasi Alam Nasional atau HKAN merupakan salah satu hari peringatan lingkungan hidup yang ada di Indonesia.

Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono telah menetapkan hari jadi HKAN pada tanggal 10 Agustus 2009 dengan tujuan untuk mengkampanyekan pentingnya konservasi alam bagi kesejahteraan masyarakat.

HKAN juga bertujuan mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menyelamatkan ekosistem alam.

Kali ini HKAN bertemakan “Keberlangsungan Konservasi Alam Untuk Kesejahtraan Alam Untuk Kesejahtraan Masyarakat Yang Berkeadilan”.

Hari ini dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional yang ke 12 Bertempat di Eco Wisata Tukik Saba Asri, Banjar Saba, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, diadakan kegiatan pelepas liarkan 10.000 ekor tukik jenis lekang dan juga dalam rangka Bali Resik Sampah plastik.

Dipimpin langsung oleh Bupati Gianyar yang diwakili oleh Sekda Kab. Gianyar Ir. Gede Made Wisnu Wijaya, M.M. bserta Forkopimda Kab. Gianyar

Sambutan dari Ketua Ekowisata Tukik Saba Arsri, Pantai Saba I Made Kikik mengatakan, berdirinya tempat penetasan tukik berawal saya mencoba menetaskan telor penyu yang saya dapatkan di rumah dan berhasil.

“Selanjutnya berawal dari situ, terketuk hati saya bergerak untuk melestarikan penyu, mengingat di sepanjang pantai Saba sebelumnya tukik tersebut sering di mangsa oleh anjing maupun biawak,

Lebih jelasnya Kikik mengatakan, melalui kesempatan ini kami tetap mohon dukungan dan bantuan baik dari Desa dan Pemerintah kabupaten Gianyar, sehingga Ekowisata tukik Saba Arsri Pantai Saba bisa berjalan guna melestarikan ekosistem penyu.

Ditempat yang sama sambutan Bupati Gianyar yang dibacakan oleh Sekda Kab. Gianyar  menyampaikan, permohonan maaf dimana Bupati Gianyar saat ini melaksanakan tugas keluar Kota, dan kami mengucapakan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Mengingat kegiatan ini merupakan komitmen kita untuk memerangi sampah dalam menyelamatkan ekosistem alam, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pelepasan tukik,” ucapnya.

Dihimbau, dengan diperingati setiap tahun diharapkan semua lini masyarakat semakin peduli terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan alam yang kita wujudkan dalam aksi nyata kegiatan sehari hari, tutup Bupati. Red

175200login-checkSebanyak 10.000 Tukik di Lepas Liarkan Dalam Bali Resik Sampah Plastik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.