Balita PDP Asal Budeng Meninggal Dunia di RSU Negara

Diposting pada

Persindonesia.com Jembrana – Semakin meningkatnya kasus Covid-19 di Kab. Jembrana. Hari ini seorang anak kecil berusia 2 tahun 10 bulan bernama I Komang Agasthya Abhi Nanda Putra, beralamat Ds. Budeng, Jembrana, merupakan pasien PDP dirawat di RSU Negara dengan gejala awal gizi buruk dan mengalami gejala sesak napas (Bronco Preumonia) dan meninggal dunia.

Pasien mulai dirawat pada tanggal 7 Agustus 2020, sekitar pukul 23.40 wita pasien dinyatakan meninggal dunia, dan hari ini dilakukan penyerahan jenazah oleh pihak RSU Negara kepada keluarga korban bertempat di Ruang Jenazah RSU Negara Jl. Wijaya Kusuma Lingk./Kel. Baler Bale Agung Kec. Negara Kab. Jembrana.

“Pasien datang kerumah sakit awalnya di cek oleh dokter dengan diagnosa gizi buruk dan berisi gejala sesak napas (Bronco Preumonia), sehingga dilakukan rapid test dan dinyatakan hasilnya non reactive,” ungkap Bidang Pelayanan Medik dan Kendali Mutu RSU Negara dr. I Gd Ambara Putra.

Ia melanjutkan, dari hasil rapid test non reactive, dikarenakan pasien menderita sesak napas, kami kembali melanjutkan dengan swab test namun hasilnya belum keluar dan pasien dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Atas kejadian tersebut kami melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dikarenakan hasil Swab Test belum keluar, sehingga proses penguburan ditunda sampai hasil swab dari Satgas Covid-19 Prov. Bali keluar dan jenazah masih dititipkan di RSU Negara, jelasnya.

Gede Ambara menambahkan, kemarin kami mengupayakan agar hasil swab test cepat keluar dan rencananya jika pasien positif Covid-19 akan dilakukan penguburan sesuai SOP protokol kesehatan, namun jika negatif kami akan menyerahkan jenazah almarhum ke pihak keluarga.

Diketahui sebelumnya pihak keluarga sudah berkoordinasi dengan Bendesa Adat Budeng untuk menyampaikan rencana penguburan jenazah pada hari ini tanggal 08 Agustus 2020.

Dari pantauan awak media, Sabtu 08 Agustus 2020 diketahui dari Perbekel Budeng maupun Pengurus Desa Adat Budeng menyatakan siap dan warga pun tidak ada yang menolak atas penguburan jenazah Almarhum

“Hari ini kami menginformasikan kepada pihak keluarga bahwa hasil swab test sudah keluar dan Almarhum dinyatakan negatif Covid-19, sesuai janji kami Almarhum akan diserahkan kepada keluarganya untuk di semayamkan sesuai dengan agama dan kepercayaannya,” lanjut Gede Ambara.

Saat di konfirmasi ayah almarhum I Putu Suartama mengatakan, kami sekeluarga sudah iklas atas kepergian anak saya, apapun hasilnya baik negatif ataupun positif Covid-19. Kami akan menyerahkan sepenuhnya prosesi pemakaman sesuai SOP protokol kesehatan dan rencana penguburan anak saya akan dilakukan hari ini pukul 15.00 wita. (Sub/Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *