Kodim 0822/Bondowoso Gelar Komsos Merawat Kebhinekaan Dalam Bingkai NKRI TE.III Ta. 2020

Diposting pada

BONDOWOSO, Persindonesia – Kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) terpadu daIam rangka Serbuan Teritorial TNI AD TA 2020 berupa Sosialisasi Komsos Merawat Kebhinnekaan Dalam Bingkai NKRI Triwulan III TA. 2020 kepada komponen bangsa, kepramukaan dan bhakti TNI, kali ini dilaksanakan secara tersebar sesuai rencana dengan menggusung tema “Merawat Kebhinnekaan Tangkal Radikalisme/Separatisme Dalam Bingkai NKRI”.

Demikian disampaikan Pasiter Kodim 0822/Bondowoso Kapten Inf Yonaidi Destianto mengawali acara sosialisasi Komsos Cegah Tangkal Paham Radikalisme pada kegiatan Binter Terpadu daIam rangka Serbuan Teritorial TNI AD TA 2020 bertempat di Aula Jenderal Sudirman Jl. Letnan Sutarman No. 06 Kel. Kotakulon Kec/Kab. Bondowoso, Kamis (13/8).

Selaku penanggung jawab kegiatan, Dandim 0822 yang diwakili oleh Pasiops Kapten Kav Andoko menyampaikan” Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan teraebut, dan mengajak kepada seluruh pihak yang terlibat untuk menyatukan visi, misi dan persepsi, agar pada kegiatan yang bersifat kolektif ini dapat mencapai sasaran yang diharapkan.

Pembahasan kegiatan ini Menangkal Paham radikalisme itu sendiri merupakan suatu sikap yang mendambakan perubahan secara total dan bersifat revolusioner dengan menjungkirbalikkan nilai-nilai yang ada secara drastis Iewat kekerasan (violence) dan aksi-aksi yang ekstrem.

“Ada beberapa ciri yang bisa dikenali dari sikap dan paham radikal, seperti sikap intoleran, fanatik, eksklusif dan revolusioner,” jelasnya.

Juga ada beberapa strategi dalam menghadapi radikalisme, di antaranya kontra radikalisasi, yakni upaya penanaman nilai-nilai ke-Indonesiaan serta nilai-nilai non-kekerasan. Dalam proses ini, strategi yang dilakukan melalui pendidikan, baik formal maupun nonformal.

Kontra radikalisasi diarahkan masyarakat umum melalui kerja sama dengan para tokoh agama, pendidikan, masyarakat, adat, dan tokoh pemuda serta stakeholder lain dalam memberikan nilai-nilai kebangsaan”, pungkasnya. (Prayetno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *