Dandim 0822/Bondowoso Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Dalam HUT RI Ke-75

Diposting pada

BONDOWOSO, Persindonesia – Dandim 0822 Letkol Inf Jadi, S.I.P., bersama Forpimda Bondowoso bertempat di Ruang Graha Paripurna Kantor DPRD Bondowoso Jln. KHR. As’ad Syamsul Arifin No. 100 Kec. Tenggarang Kab. Bondowoso telah dilaksanakan kegiatan rapat paripurna istimewa dengan agenda *Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020*, Jumat (14/8).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bondowoso Drs. KH. Salwa Arifin, Wakil Bupati Bondowoso H. Irwan Bachtiar Rachmat SE, M.Si, Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Jadi, S.I.P., Kapolres Bodowoso AKBP Erick Frendriz, S.I.K, M.Si., Ketua DPRD Kab Bondowoso H. Ahmad Dhafir, Wakil Ketua DPRD Sinung Sudrajad S.Sos, Wakil Ketua DPRD Drs. H. Buchori Mun’im, Wakil Ketua DPRD H. Moh. Supriadi, SE., Danyonif 514 Raider Bondowoso Mayor inf Sumardi SE , M.Si, Ketua Pengadilan Negeri Bondowoso Bpk. I Wayan Eka Mariarta, SH, M.Hum.,dan Sekda Kab. Bondowoso H. Saifullah, SE, Msi, serta Danki Brimob Bondowoso, AKP Purwanto.

Pelaksanaan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT RI ke- 75 dengan Tema *Indonesia Maju*

Point-point pokok pidato:

Bahwa saat ini Indonesia sedang berupaya membangun kemandirian energi, contohnya program pencampuran biodiesel 30% atau B30, dan sudah berhasil memproduksi dan menggunakan B20. Sehingga kita mampu menekan nilai impor minyak kita di tahun 2019.

Saat ini Pertamina sedang bekerja sama dengan sejumlah peneliti untuk menghasilkan D100 atau bahan bakar diesel 100%. Pertamina bekerja sama dengan para peneliti telah berhasil menciptakan katalis untuk pembuatan D100, yaitu bahan bakar diesel yang 100% dibuat dari minyak kelapa sawit, yang sedang uji produksi di dua kilang kita. Ini akan menyerap minimal 1 juta ton sawit produksi petani untuk kapasitas produksi 20 ribu barel per hari.

Hilirisasi bahan mentah lainnya juga terus dilakukan. Beberapa kilang dibangun 10 lokasi untuk mengolah minyak mentah menjadi minyak jadi, dan sekaligus menjadi penggerak industri petrokimia yang memasok produk industri hilir bernilai tambah tinggi. Biji nikel telah bisa diolah menjadi ferro nikel, stainless steel slab, lembaran baja, dan dikembangkan menjadi bahan utama untuk baterai lithium.

Upaya-upaya ini, dinilai akan memperbaiki defisit transaksi berjalan, meningkatkan peluang kerja, hingga mengurangi dominasi energi fosil. Hal ini akan membuat posisi Indonesia menjadi sangat strategis dalam pengembangan baterai lithium, mobil listrik dunia, dan produsen teknologi di masa depan.

Demokrasi di Indonesia menjamin kebebasan dan menghargai hak orang lain. Demokrasi memang menjamin kebebasan, namun kebebasan yang menghargai hak orang lain. Jangan ada yang merasa paling benar sendiri, dan yang lain dipersalahkan. Jangan ada yang merasa paling agamis sendiri. Jangan ada yang merasa paling Pancasilais sendiri.

Semua yang merasa paling benar dan memaksakan kehendak, itu hal yang biasanya tidak benar. Bangsa Indonesia menjunjung tinggi kebersamaan serta penuh toleransi.

Mengajak bangsa melakukan lompatan besar dan mengambil momentum dari krisis akibat virus Corona, masih banyak tugas untuk mewujudkan cita-cita menyambut satu abad kemerdekaan Indonesia tahun 2045. Target kita saat ini bukan hanya lepas dari pandemi, bukan hanya keluar dari krisis.

Langkah kita adalah melakukan lompatan besar memanfaatkan momentum krisis yang saat ini sedang terjadi. (Prayetno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *