Pernyataan KP3, Main Main Dengan Harga Pupuk Ijin Dicabut Diduga hanyalah Intermeso Saja

    0
    29

    BONDOWOSO – Persindonesia – Dikutip dari salah satu pemberitaan media online (15/04/2020) dimana ketua kp3 telah menyampaikan kepada segenap distributor pupuk bersubsidi diwilayah kabupaten Bondowoso didalam bersama.

    Mengingat pupuk bersubsidi khususnya pupuk urea Kaltim yang sangat langka dikabupaten Bondowoso, dengan harga sesuai ketentuan pemerintah sulit didapatkan bahkan barangnya selalu kosong , tetapi ironisnya ketika dengan harga yang tinggi pupuk urea Kaltim bisa didapat, hal ini sesuai dengan fakta yang sangat nyata sekali yang banyak dialami oleh para petani yang ada dikabupaten Bondowoso khususnya , para petani bingung siapa yang akan memfasilitasi mereka kalau situasi seperti ini tetap berlanjut. Sabtu 22/08/20

    Ditempat terpisah awak media mengkonfirmasi salah satu petani yang ada didesa randu cangkring kecamatan Pujer, Bondowoso mengatakan ” Sekarang ini kami selaku rakyat kecil bingung mas, mengingat tanaman kami yang terancam gagal panen , disebabkan telat dan langkanya pupuk urea sebagai salah satu kebutuhan pokok tanaman kami , tapi kalau terpaksa saya harus beli dengan harga tinggi perkwintalnya 300 ribu padahal harga het seharusnya 180 ribu perkwintalnya, itupun masih juga sulit didapat mas, terlebih lagi harga tanaman jagung petani sekarang sangat murah cuma 160, ribu perkwintal ini buat petani semakin sulit karena biaya garap dan hasil produksi tidak imbang ditambah dengan pupuknya langka lagi ,tambah bisa gagal panen bisa bisa kita petani gagal hidup kalau terus begini , kami bingung lalu kemana kami mau mengadu kemana mas, mau kepemerintah, kemana ? …
    Mau ke bapak dewan ? bapak yang mana ?”,ungkapnya pada saat dikonfirmasi tetapi tidak mau disebutkan identitasnya.

    “Membaca dari Salah Satu Berita Online dimana Ketua KP3 menyatakan Main Main dengan Harga Pupuk, Saya Cabut Ijin Selamanya, bilamana melihat kondisi Petani saat ini dimana Harga Hasil Pertanian Jatuh Drastis, Namun mendapatkan Pupuk sangat sulit dan mahal sehingga para petani menjerit, saya menduga bahasa Ketua KP3 hanyalah sebuah Intermeso saja” ujar Mohammad Agam, Ketua JPKP Nasional DPC Bondowoso
    Ditambahkannya “Kalau tidak salah di pemberitaan bulan April tepatnya Tgl 15 KP3 menyatakan akan sidak setiap hari, kalau ketemu tidak ada ampun, akan saya cabut ijinnya selamanya” tutur Mohammad Agam

    “Tolonglah Para Petani di Bondowoso dengan benar benar menjalankan apa yang telah dinyatakan, akan dilakukan sidak tiap hari bukan hanya di lisan saja, tunjukkan kinerja Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dengan benar benar merealisasikan apa yang diucapkan, seandainya benar dilakukan tidak mungkin saat ini petani kesulitan Pupuk ataupun merugi dengan harga hasil tani yang sangat jatuh, ini juga tupoksi diskoperindag seharusnya memberikan solusi dan jalan serta mengawasi lalu lintas harga pasar di bawah, buktikan bahwa kalian itu *ADA* untuk para *PETANI* ” ungkap Mohammad Agam Dengan Nada geram

    Didalam hal ini pun Diskoperindag seharusnya mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh Kementerian dimana dengan adanya keterbatasan Pemerintah dalam penyediaan subsidi pupuk dalam rangka program pemerintah, maka pupuk bersubsidi hanya diperuntukan bagi usaha pertanian yang meliputi Petani Tanaman Pangan, Peternakan dan Perkebunan Rakyat. Dan untuk menjamin pengadaan dan mencegah terjadinya penyimpangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi perlu ditetapkan Keputusan Menteri, yaitu melalui Surat Keputusan Menperindag No. 70/MPP/Kep/2/2003 tanggal 11 Pebruari 2003, tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Untuk Sektor Pertanian yg sudah diatur didalamnya jadi sangat jelas *TUPOKSI* Diskoperindag itu apa (Nsl/Prayetno)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here