Deklarasi Damai Pilkada 2020 Jembrana, Mewujudkan Terbebas dari Isu Hoak, Sara dan Money Politik

    0
    23

    lebih Jelas Klik Video

    Persindonesia.com Jembrana – Demi kelancaran Pilkada 2020 yang aman dan kondusif ditengah pandemi Covid-19 di Kabupaten Jembrana, KPU Kabupaten Jembrana mengadakan kegiatan Deklarasi damai pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jembrana yang bertempat di Anjungan Cerdas Rambut Siwi.

    Kegiatan Deklarasi ini KPU Kab. Jembrana mengundang partai Politik untuk bersama-sama mendeklarasikan Pilkada 2020 di Kabupaten Jembrana agar aman dan tertib

    Tampak hadir dalam acara tersebut Anggota KPU Provinsi Bali I Gede Jhon Darmawan, Bawaslu Jembrana Beserta Forkopimda Kabupaten Jembrana.

    “Dengan diadakan acara ini kedepannya segala sesuatu yang tidak kita inginkan kita bisa atasi bersama-sama, kita kepingin suasana yang sejuk damai dan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati menjadi tenang sehingga di masyarakat tidak terjadi kekisruhan itulah tujuan kami mengundang partai politik,” ucap Ketua KPU Kabupaten Jembrana I Ketut Gede Tangkas Sudiantara dalam sambutannya.

    Ia melanjutkan, dalam kegiatan deklarasi damai ini juga kita wujudkan nantinya Pilkada 2020 ini bebas dari hoax, sara dan money politik ini yang sulit kita tangani di mohonkan Bawaslu nantinya agar mengawasi, sehingga siapa pun kedepan yang terpilih nanti memang betul-betul memikirkan Kabupaten Jembrana yang kita cintai ini.

    Sementara itu Anggota KPU Provinsi Bali I Gede Jhon Darmawan dalam sambutanya mengatakan, proses kita hari ini dalam Deklarasi Pilkada Damai kita akan jaga selamanya, walaupun akan proses kompetisi untuk memilih kepala daerah di Kabupaten Jembrana.

    “Saya sangat apresiasi sekali kepada KPU Jembrana yang mengawali Deklarasi Damai dengan Partai Politik, ini merupakan awal yang baik semoga pemilihan Bupati dan Wakil Bupati berjalan lancar tanpa ada gangguan apapun ditengah kompetisi ini,” katanya.

    Ditempat yang sama Bupati Jembrana I Putu Artha juga menjelaskan, dalam hal iini saya menyambut baik adanya Deklarasi Damai yang di lakukan KPU Kabupaten Jembrana dengan partai politik yang dilakukan ditengah-tengah masa pandemi Covid-19.

    “Deklarasi Damai ini harus betul-betul di maknai, jangan sampai deklarasi ini hanya tanda tangan saja dan hanya slogan saja damai, yang paling-paling saya perioritaskan bagaimana aktivitasnya tidak hanya damai tapi harus betul-betul aman dari Covid-19 ini,” tegas Artha.

    Ia berharap, dengan adanya Deklarasi Damai ini, semoga semua berdamai, di hati damai dan di permukaan juga damai itu harapan kami, tutupnya.

    Sementara itu Kordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan, ST, sehabis acara, ia mengatakan, kita juga sangat menginginkan acara semacam ini tidak hanya formalitas belaka tapi juga diikuti dengan tindakan-tindakan nyata di lapangan.

    “Dimana saat ini sedang marak yang namanya dukungan dari media sosial yang dilakukan oleh beberapa komponen masyarakat dan tentunya kita menginginkan bahwa dengan adanya Deklarasi Damai ini akan menjadikan pilkada Jembrana berlangsung aman, damai dan berkwalitas dan demokratis tentunya,” jelasnya.

    Lanjut Made Ady, terkait dengan penekanan-penekanan untuk itu kita menekannkan terkait politisasi birokrasi kemudian penyalahgunaan bansos di samping itu juga tentu berkenan dengan politik uang dan isu sara, pungkasnya.

    Acara dilanjutkan dengan pendatangan Deklarasi Damai bersama oleh partai politik dan Forkopimda Jembrana. ( Sub/Ida)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here