KPU Jembrana, Masih Ada Kekurangan Data Dari Kedua Paslon

    0
    92

    Persindonesia.com Jembrana – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jembrana mengadakan Rapat pleno terbuka terkait penyampaian hasil verifikasi syarat bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana pada pemilihan serentak 2020, bertempat di Kantor KPU Jembrana.

    Rapat penyerahan dan penyampaian berita acara hasil verifikasi di hadiri seluruh LO dari Partai Politik serta dihadiri oleh Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, Kapolres Jembrana diwakili oleh Kabag Ops Kompol I Wayan Sinaryasa, Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan.

    Akhirnya Si Lukman, Tukang Jambret di Gasak Polisi Dirumahnya Jatim

    Penyampaian dan penyerahan verifikasi ini sekaligus mengecek kelengkapan hasil verifikasi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dari kedua kandidat, dimana untuk kekurangan syarat yang diajukan oleh KPU Jembrana kepada kedua kandidat masih bisa melengkapi sampai tanggal 16 September 2020.

    “Hari ini kami mengadakan penyerahan dan penyampaian berita acara hasil verifikasi sebelumnya, dimana kedua kandidat Calon Wakil Bupati masih ada kekurangan dan masih bisa dilengkapi hingga tanggal 16 September 2020,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Jembrana I Ketut Gede Tangkas Sudiantara.

    Bhabinkamtibmas  Sambangi warga Positif Covid 19.

    Ia melanjutkan untuk pasangan bakal calon Bupati kedua kandidat itu sudah komplit, hanya saja kedua bakal calon Wakil Bupati ada disempurnakan seperti bakal calon Wakil Bupati dari PDIP I Ketut Sugiasa dari NIK nya berbeda di LHKPN dan untuk bakal calon Wakil Bupati dari Partai Koalisi KJM I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) yang kurang pajak tahunan.

    “Dari ketentuan tersebut dimana bakal calon masih ada waktu perbaikan dari masa penyerahan perbaikan tanggal 14 sampai tanggal 16 September 2020, dan ada lagi syarat perbaikan dari tanggal 16 dampai 22 September 2020 verifikasi lagi syarat perbaikan agar bisa ditetapkan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati,”ucap Sudiarta.

    Kader Partai Hanura Berbelok Arah Dukung Paket TEPAT (Tamba-Ipat)

    Terkait nantinya kreterian pemasangan baliho oleh setiap kandidat Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat Made Widiastra menjelasakan, untuk proses kampanye akan di mulai tanggal 26 sampai dengan 5 Desember 2020.

    “Terkait masalah Alat Peraga Kampanye (APK), KPU memfasilitasi untuk baliho setiap masing-masing paslon sebanyak 5 buah, untuk umbul-umbul masing paslon sebanyak 20 per kecamatan, kemudian untuk sepanduk sebanyak 2 buah setiap Desa/Kelurahan,” jelasnya.

    Operasi Dipimpin Kapolres, Sebanyak 6 Orang ditangkap Tidak Memakai Masker

    Ia melanjutkan, untuk desainnya boleh memuat no urut, poto pasangan calon dan pengurus partai politik, dilarang memuat gambar atau poto di luar partai politik seperti poto Presiden dan Wakil Presiden dan harus berisi prodram dsri masing-masing paslon,” tutupnya. (Sub)

     

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here