PRESS RELEASE OLEH: FORUM SURABAYA BERSATU ( FORSATU 

Diposting pada

Surabaya, Persindonesia – Pertama-tama kami mengucapkan terimakasih yg sebesar-besarnya kepada Kepolisian Daerah Jawa Timur dan jajarannya serta apresiasi yg tinggi buat TNI dan Pemerintah Daerah Jawa Timur oleh karena komitmen yg kuat terhadap Pancasila, UUD 45 upaya penggembosan terhadap PEMERINTAHAN JOKOWI DAN KH. MA’RUF AMIN melalui DEKLARASI KOALISI AKSI MENYELAMATKAN INDONESIA ( KAMI ) di Jawa Timur GAGAL dilaksanakan berkat peran aktif RELAWAN yang berhimpun di FORUM SURABAYA BERSATU ( FORSATU ) bersama elemen2 lainnya yg tergabung di SURABAYA ADALAH KITA.

Terkait pemberitaan di Mass Media, baik cetak dan elektronik yg disampaikan oleh Gatot Nurmantyo bahwa DEKLARASI KAMI GAGAL dilaksanakan oleh karena ulah MASSA BAYARAN adalah tendensius dan tidak berdasar sama sekali.

Perlu dan penting diketahui seluruh Masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa timur dan terkhusus lagi di Surabaya bahwa, penolakan hadirnya KAMI di Surabaya tidak terlepas dari panggilan JIWA dan NASIONALISME yang tinggi dari AREK2 SUROBOYO yang SADAR bahwa gerakan yg terhimpun di KOALISI AKSI MENYELAMATKAN INDONESIA ( KAMI ) dengan DEKLARASI DI GEDUNG JUANG 45 adalah MENODAI MARWAH PERJUANGAN PARA PAHLAWAN, DAN kehadiran KAMI di Surabaya jelas ingin menjadi GERAKAN POLITIK yang menunggangi DEMOKRASI tapi ingin menikmati KEKUASAAN, terutama meraih jabatan PRESIDEN melalui cara2 inkonstitusional.
Karena tendensi politik yg kental disertai upaya mendistorsi PANCASILA DAN UUD 45 dengan berlindung dibalik kekuatan ORMAS TERLARANG (HTI), GELANDANGAN POLITIK, BARISAN SAKIT HATI, KEKUATAN ORBA ( CENDANA ) akhirnya membuat AREK2 SUROBOYO yg terhimpun dalam FORUM SURABAYA BERSATU ( FORSATU )
dengan gagah berani MENOLAK DEKLARASI KAMI DI GEDUNG JUANG 45.

Sekali lagi kami sampaikan kepada Masyarakat Indonesia khususnya di Jawa Timur bahwa apapun yg disampaikan oleh Gatot Nurmantyo adalah bentuk halusinasi semata seperti saat beliau meliat Indonesia harus diselamatkan seolah-olah berada di bibir jurang padahal itu semua hanyalah tipuan politik demi sahwat kekuasaan.

Kepada masyarakat Surabaya, FORUM SURABAYA BERSATU ( FORSATU ) bersama SURABAYA ADALAH KITA menyampaikan permohonan maaf bilamana kemarin saat Aksi di Gedung Juang 45, Senin 28 September 2020 aktifitas anda terganggu itu semua demi mewujudkan SURABAYA AMAN, DAMAI DAN KONDUSIF DALAM BINGKAI NKRI, PANCASILA DAN UUD 45.

Surabaya, Selasa 29 September 2020,
Hormat Kami,
FORUM SURABAYA BERSATU
(FORSATU)
Koordinator,
HAKIM ABDUL KADIR
SEKRETARIS,
EKO PUDJIANTO

(Agam)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *