Dandim: Jangan Mencoba Meloloskan Masyarakat Yang Belum Rapid Tes Untuk Keuntungan Pribadi

Diposting pada

Persindonesia.com Jembrana – Arahkan seluruh penumpang yang tiba di Pelabuhan Gilimanuk ke tempat rapid test, apa bila belum melaksanakan rapid test, jangan mencoba untuk mencari keuntungan pribadi dengan meloloskan warga masyarakat yang akan masuk ke Bali, karena hal ini akan merusak citra TNI di mata masyarakat.

Hal tersebut diucapkan oleh Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S.Sos, saat memimpin apel terkait pengecekan penebalan penjagaan di pintu masuk Bali di pelabuhan Gilimanuk bertempat di depan Ruang VVIP Pelabuhan Gilimanuk Kel. Gilimanuk, Kec. Melaya, Kab. Jembrana. Rabu 28 Oktober 2020

Mantaf! Akhirnya Pelaku Pembuang Bayi di Panti Asuhan Berhasil Diamankan

Hadir pula dalam kegiatan ini Dandenpom AL Lanal Benua Mayor Pomal Bondan Kejawan Adi Ningrat SH, Dansub Denpom IX/3-2 Negara Kapten CPM Doni Kristian SH, Dan Pos AL Gilimanuk Lettu Laut Endisson, Danramil 1617- 03/Melaya diwakili Bati Tuud 03 Pelda Heru S, Babinsa Kel. Gilimanuk, Ramil 1617-03/Melaya Serda Gd Sudania.

Diketahui adapun personil yang dilibatkan antara lain, Personil Subdenpom IX/3-2 Negara berjumlah 2 orang, Kodim 1617/Jembrana sebanyak 2 orang, Yonif Mekanis 741/GN berjumlah 5 orang dan TNI AL Pos Gilimanuk sebanyak 5 orang.

Astaga! Sesosok Bayi di Bungkus Tas Ditemukan Halaman Panti Asuhan

Dalam kegiatan ini Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S.Sos, meyampaikan, marilah kita semua mulai malam ini melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

Ia melanjutkan, Adakan koordinasi yang baik antar sesama aparat dalam pelaksanaan tugas, kedepankan sikap yang Humanis dalam setiap mengambil tindakan yang akan dilakukan oleh setiap personil dalam pelaksanaan tugas.

Akibat Statemen Viral di Medsos, AWK Dipukul Pendemo

“Apabila ada masyarakat yang keras dan tidak mengindahkan aturan yang telah di buat oleh pemerintah daerah tentang ketentuan masuk wilayah Bali berikan penjelasan yang baik dan adakan pendekatan secara persuasif dan humanis,” jelas Haruna.

Lebih jelasnya Haruna mengatakan, apabila hal tersebut diatas sudah dilakukan oleh masing masing personil yang terlibat penebalan di pintu masuk Bali, namun masyarakat tetap tidak mengindahkan selanjut serahkan ke pihak Kepolisian (Polsek KP3 Gilimanuk) sebagai Leading sektor Wilayah Hukum. (Sub)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *