Dishub Babel Lakukan Studi Referensi Dan Konsultasi Ke Lombok

Diposting pada

Persindonesia.com Lombok – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Lakukan Studi Referensi dan Konsultasi Pelaksanaan Forum LLAJ dan PHJD/PRIM ke Lombok melalui Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan studi referensi dan konsultasi pelaksanaan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ), Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) /Provincial Road Improvement and Maintenace (PRIM) serta kegiatan konsultasi Pembangunan Jalan Proyek Hibah Nasional Jalan Daerah (PHNJD) yang dilaksanakan di Lombok. Selasa (3/11/2020).

 

Pada kesempatan itu Kepala Dinas Perhubungan Babel K A Tajuddin SH MH yang diwakili Sekretaris Dinas Perhubungan Babel Zanuari Anizar mengatakan” dipilihnya Lombok sebagai lokasi studi referensi karena di Lombok infrastruktur jalan relatif sudah bagus, terbukti Lombok khususnya Lombok Barat oleh Ombudsman RI dinilai bagus dan dijadikan pusat pembelajaran nasional dalam penyelenggaraan jalan daerah.” Jelasnya

 

Lombok Barat ditetapkan menjadi anggota Construction Strategic Transparency (CoST) dunia, dimana CoST adalah sebuah organisasi internasional untuk transparansi infrastruktur yang beranggotakan 19 negara dan Lombok Barat satu-satunya kabupaten di Indonesia yang menjadi anggotanya.” lanjutnya

 

Kemudian Zanuari menyebutkan” dengan dilaksanakannya studi referensi ini juga bertujuan untuk menambah referensi Pemprov. Babel dalam manajerial Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) terutama dalam pengelolaan keluhan masyarakat atas lalulintas jalan dan angkutan jalan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan baru mengenai manajerial Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ), terutama bagaimana cara mengelola keluhan masyarakat terkait lalu lintas, juga menindak lanjutinya,” ungkap Zanuari

 

Selain itu kegiatan ini juga sebagai sharing pengalaman mengenai persiapan mengelola Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) ketika tidak ada anggaran bantuan Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) dari pusat.

 

Ditambahkannya, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kelembagaan yang ada guna meningkatkan kinerja Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) di Bangka Belitung, sehingga apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah di Lombok dapat diadopsi untuk dilaksanakan di Babel.

Terkait dengan Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) dan Provincial Road Improvement and Maintenace (PRIM)” ungkap Zanuari

 

Kedua program hibah ini bertujuan membantu meningkatkan tata kelola dan kualitas pemeliharaan jaringan jalan daerah yang menjadi kewenangan masing-masing Pemda terutama pada koridor menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

 

Dimana PHJD bertujuan mendukung pemeliharaan jalan daerah mendukung pengembangan KSPN Tanjung Kelayang, Bromo-Tengger-Semeru, Wakatobi dan Labuan Bajo. Sebanyak empat provinsi yakni Provinsi Bangka Belitung, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara dan Nusa Tenggara Timur dan enam kabupaten yakni Kabupaten Belitung, Malang, Pasuruan, Lumajang, Wakatobi dan Mangarai Barat telah dipilih untuk mengikuti PHJD, serta PRIM didanai melalui bantuan Pemerintah Australia khusus di Kabupaten Belitung.” Terang Zanuari Anizar (*/Arto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *