Terkait Pertambangan Ilegal ,BP3 Babel dan Ketua MPC Bateng Hadiri Audiensi Aspirasi Masyarakat Bangka Tengah

Diposting pada

Persindonesia.com , Koba Bangka Tengah – Ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila (BP3) Indra Jaya Jum’at malam (06/11/2020) pukul 20.00 WIB mengunjungi Ketua MPC PP Koba Rekky untuk menghadiri Audiensi Aspirasi Masyarakat terkait pertambangan ilegal yang ada di kawasan Merbuk, Kenari dan Pungguk Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah yang mana sekarang ini keadaan serta kondisi yang wabah virus Corona (Covid-19).¬†

Pelaksanaan Audiensi Aspirasi Masyarakat bertempat di masjid Al- Anshor Kelurahan Berok yang di hadiri oleh Wakapolres Kompol M Hasbi JR, Lurah Berok Hartono S.ip beserta beberapa perangkat Desa , RT, Karang Taruna, Tokoh Agama, Ibu-ibu dan Masyarakat yang ada di kelurahan Berok.

Adapun dalam keluh kesah Lurah Para masyarakat, RT dan Karang Taruna dengan menyampaikan permasalahan Tambang Ilegal (TI) yang ada di kawasan Merbuk, Kenari dan Pungguk Kecamatan Koba.

Kemudian Ketua MPC PP yang memang berdomisili di Koba merasa terpanggil untuk membantu permasalahan masyarakat dengan kehadiran Tambang Ilegal tersebut Rekky mengatakan”Kami Pemuda Pancasila akan membantu masyarakat mengenai Tambang Ilegal yang selama ini meresahkan warga Koba dan kami Pemuda Pancasila akan turun lapangan untuk menutup tambang ilegal tersebut,saya putra koba merasa terpanggil akan hal itu” Tegasnya.

Badan Pengusaha Pemuda Pancasila (BP3) menyampaikan ” kami Pemuda Pancasila akan membubarkan kegiatan Tambang Ilegal tersebut dan itu janji kami” Ungkap Indra Jaya

Dari hasil wawancara media persindonesia kepada Lurah Koba Hartono S.ip mengapresiasikan akan maksud tujuan masyarakatnya” Terkait pertambangan Ilegal yang ada di wilayah Pungguk daerah berok ini sangat meresahkan Masyarakat sekitarnya dan akan menyebabkan banjir, jangka panjangnya akan berdampak buruk terhadap anak cucu kita nanti kalau tidak dari sekarang kita hentikan, maka dari itu kami masyarakat berok meminta bantuan kepada Pemuda Pancasila (PP) untuk meredam ataupun memberi solusi semua aktivitas Tambang Ilegal tersebut karena selama ini kami sudah berusaha untuk mengadu dengan aparat pemerintah setempat tetapi tidak ada penyelesaiannya.” Jelasnya

Di samping itu berdampak negatif, jelas seperti endapan lumpur, tercemarnya air dan tidak kalah pentingnya akan menjadi prokontra di masyarakat, semuanya ini melanggar undang-undang menerba dan mereka (penambang) tidak mempunyai IUP, karena ini masih exs kobatin dan di pegang oleh Mentri ESDM, meskipun kobatin di bangka tengah nyatakan vailid tetapi mereka tetap ada, reklamasinya masih jalan di pemerintah pusat artinya masih menjadi tanggung jawab mereka(ESDM) yang berpotensi untuk masyarakat dan ‘Alhamdulillah’ akhirnya terjawab sudah malam ini dengan kedatangan Pemuda Pancasila kami harap mereka bisa mengatasi permasalahan yang berlarut-larut di berok ini.

 

Aparat pemerintah juga sudah sering kali menegur baik itu dari TNI,Polisi, kecamatan, RT dan Kaling di kelurahan Berok SDH berulang kali audiensi teguran,memohon agar supaya di tertibkan dan pernah sewaktu saya masih menjadi kasi trantib di kecamatan, memasang spanduk bahwa tempat itu tidak boleh di tambang tetapi hasil nya tetap sama artinya mereka maen kucing-kucingan(kambuh lagi) dan selalu beraktivitas kembali, kami dari pihak kelurahan hanya bisa memfasilitasi apa keinginan masyarakat mudah-mudahan dengan adanya Pemuda Pancasila yang peduli akan lingkungan awal dari pembangunan di kelurahan berok.

Harapannya kedepan dengan berhentinya aktifitas penambangan ini akan menimbulkan inovasi-inovasi baru bagi pemuda-pemuda di kelurahan Berok seperti sektor wisata ,sektor olah raga motor cross karena sayang kalau tidak di manfaatkan,” Jelas Hartono (*/Arto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *