Rapid Test Bersama, Ratusan Anggota KPPS Reaktif di Jembrana

Diposting pada

Persindonesia.com Jembrana – Untuk mengoptimalkan pelayanan di masyarakat mendekati Pilkada 2020, KPU Jembrana mengadakan swab dan rapid tes. Setelah semua Komisioner KPU dan anggota KPU lainnya, kini giliran anggota KPPS dan Linmas melaksanakan rapid test.

Rapid test dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 yang dilaksanakan di setiap Puskesmas di masing-masing Kecamatan. Senin 16 November 2020.

Puncak Peringatan HUT Kabupaten Badung Ke -11 tahun 2020, Di Hadiri Kapolres Roby

“Tujuan dari rapid tes ini untuk memastikan anggota penyelenggara sehat terbebas dari Covid-19, sesuai dengan tagline KPU “Penyelenggara Sehat Pemilih Selamat,” ujar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM I Made Widiastra, SE. MM.

Adapun hasil rapid tes yang di ikuti oleh anggota KPPS dan Linmas di setiap kecamatan se Kabupaten Jembrana yang di mulai dari Senin 9 November 2020 hingga hari Sabtu 14 November 2020, sebanyak 5.760 orang yangbakan di rapid.

Kasat Polair Eddy: Setetes Darah Kita Sangat Berarti Bagi Sesama

“Dari sebanyak 5.760 orang KPPS, yang sudah di rapid sebanyak 3.900 orang, hasilnya yang nonreaktif sebanyak 3.778 orang dan yang reaktif sebanyak 137 orang, sebelumnya yang reaktif sudah di swab hasilnya satu orang dinyatakan positif Covid-19,” ungkap Widiastra.

Sisanya hari ini kami kembali melakukan rapid test kepada anggota KPPS, terkait adanya reaktif kami menyerahkan sepenuhnya kepada PPK yang akan berkordinasi dengan Dinas Kesehatan.

Serda Alfiannor Memberikan Motivasi Dan Semangat Pemilik Usaha Industri Rumahan

“Untuk anggota KPPS yang reaktif akan ditindak lanjuti dengan swab test jika ada yang positif nanti kita akan carikan pengganti agar tidak ada anggota KPPS dan Linmas yang terkonfirmasi Covid-19 pada saat jaga di TPS yang harus sesuai dengan tagline KPU “Penyelenggara Sehat Pemilih Selamat”, jelas Widiastra.

Lebih jelasnya Widiastra mengatakan, nanti pada saat pencoblosan kami sudah menyiapkan alat pelindung diri (ADP) bagi petugas KPPS, selain itu untuk pemilih juga disediakan alat pengukur suhu tubuh, sarung tangan, htempat cuci tangan dan hand sanitizer, agar terhindal dari klaster pilkada.

Majlis Sholawat El – Asyiqin Gelar Santunan Anak Yatim Dan Meriahnya Maulid Nabi SAW

“Jadi untuk masyarakat jangan takut datang ke TPS kami sudah semaksimal mungkin menstrelisasi agar petugas sehat pemilih pun selamat. Jangan takut datang ke TPS demi suksesnya Pilkada 2020, 9 Desember mendatang,” tutup Widiastra. (Sub)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *