Mantap! Tim Hanoman Sikat 4 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba 

Diposting pada

Persindonesia.com Bangka Barat – Pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu berhasil di tangkap Tim Hanoman Sat Narkoba Bangka Barat yang sering beroprasi di Desa Simpang Gong Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat.

“Atas informasi sering adanya transaksi atau penyalahgunaan narkotika di daerah sana sehingga Tim Hanoman langsung mengrebek daerah tesebut. Sebanyak 4 orang diamankan petugas,” ungkap Kasat Narkoba IPTU Umar Dani dan Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah SIK.

Ia melanjutkan, dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan diduga sabu-sabu dengan total jumlah berat bruto 0,19 gram. Minggu (22/11/2020).

“Adapun keempat tersangka berhasil diamankan berinisial SU Als IN (40) warga RT 001/Rw 001 Desa Pelangas Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat, DE Als TO (34) warga Dusun Keranji RT 002 Desa Rambat Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat, AL Als BA warga Desa Jelutung II Dusun Serdang III Rt 008, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan dan WI warga LR Kelinci II,RT 013/004 ,Kelurahan Talang Putri Kecamatan Plaju Dusun Keranji Desa Rambat Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat,” jelas Dani.

Ia melanjutkan, adapun kronologis kejadian penangkapan berawal Tim Hanoman melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap seorang laki-laki bernama SU Als IN di perumahan kontrakan Desa Simpang Gong, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat.

“Kemudian melakukan penggeledahan terhadap dirinya ditemukan 1 (satu) buah alat hisap bong sabu-sabu dalam saku jaket yang sedang dipakainya, dan hasil interogasi di TKP berinisial SU akan menggunakan Bong hisap sabu-sabu tersebut untuk dipakai menggunakan Narkotika diduga jenis sabu-sabu bersama temannya yang bernama DE yang beralamat di Dusun Keranji Desa Rambat,” ucap Dani

Sekira pukul 21.30 wib TIM berhasil menangkap DE Als TO yang membawa 1 (satu) bungkus plastik bening yang berisi butiran kristal warna putih yang diduga narkotia jenis sabu-sabu, berdasarkan DE di TKP didapat informasi bahwa mendapatkan narkotika diduga jenis sabu-sabu tersebut dengan cara membeli dengan BA melalui istrinya WI dengan cara membayar uang sebesar Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) yang beralamat di Dusun Keranji Desa Rambat Kecamatan Simpang Teritip,

“Selanjutnya pukul 22.30 wib TIM melakukan penggeledahan di rumah mertua BA disaksikan oleh perangkat desa setempat, dan BA sedang tidur didalam rumah mertuanya, BA bersama istrinya WI mengakui ada menjual 1 (satu) bungkus plastik bening yang berisi butiran kristal warna putih yang diduga Narkotika jenis sabu-sabu kepada sdr. DE,” uraiannya.

Dan hasilnya penggeledahan dikamar tempat tidur sdr. BA ditemukan uang sebesar Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) hasil menjual sabu-sabu,dan beberapa barang bukti Lainnya yang berkaitan langsung dengan peristiwa terjadinya peredaran Narkotika diduga jenis Sabu-sabu.” Jelas kasat Narkoba.

“Tim Hanoman terus mengembangkan kasus tersebut guna menangkap bandar besar yang mengendalikan peredaran barang haram yang dijual di sejumlah wilayah Bangka Barat,” kata Dani.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) dan 111 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *