Astaga! Napi Rutan kelas IIB Muntok Nekat Menggunakan Diduga Sabu Di Dalam Lapas

Diposting pada

Persindonesia.com Muntok – Rutan Kelas IIB Muntok diobok-obok Anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bangka Barat, setelah ditemukannya 2 Napi menggunakan barang terlarang diduga berupa sabu.

Kejadian tersebut diketahui setelah Tim Rutan kelas IIB Muntok melaksanakan Tes Urine terhadap Napi/Warga Binaan dan di curigai pelaku berinisial SA alias KI setelah urinnya di cek ternyata 6 orang positif mengandung Metamfetamine.

Selanjutnya anggota Sat Narkoba Polres Bangka Barat dan Tim Rutan kelas IIB muntok melaksanakan pemeriksaan didalam Rutan berhasil menemukan 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisi butiran kristal warna putih diduga Narkotika jenis sabu-sabu yang disembunyikan didalam lipatan celana Hitam yang digantung dijemuran Blok Kamar warga binaan di dalam Blok Rutan Kelas IIB Muntok.

“Dan dari hasil penggeledahan ditemukan narkotika jenis sabu-sabu dgn berat bruto 0,43 grm. Selanjutnya untuk terlapor beserta barang bukti yang ada diamankan ke Polres Bangka Barat untuk proses lebih lanjut,” kata Kasat Narkoba IPTU Umar Dani dan Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah SIK, Selasa (24/11/2020).

Dua tersangka SA Als Ko (28) warga Desa Mislak Kec. Jebus Kab. Bangka Barat, Status : Kepala kamar Napi/WBP (warga binaan pemasyarakatan Rutan Muntok). DE Als TO (32) Tahun warga Desa jebu laut Kec. Parittiga Kab. Bangka barat, Status : Napi/WBP Rutan Muntok.

“Dari keterangan¬† DE Als TO menerangkan bahwa benar mendapatkan Narkotika jenis sabu dengan cara menelpon temannya bernama YN ,yang kemudian dikirimkan oleh pelaku YN dengan cara dimasukkan kedalam botol pembersih Wajah merk Garnier dengan modus menitip bahan barang besukan untuk Napi/Warga Binaan Pemasyarakatan tujuan penerima besukan SA Als KO,” tutur Kasat Narkoba.

Kasat Narkoba menambahkan, tersangka diduga melanggar tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman, sebagaimana di maksud dalam Pasal Pasal 112 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(*/Ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *