Lonjakan Covid-19 Jembrana Semakin Meningkat, Sebanyak 16 Orang, Sembuh 2 dan Meninggal 1 orang

Diposting pada

Persindonesia.com Jembrana Selama 3 hari berturut-turut kabupaten Jembrana mengalami lonjakan penambahan pasien positif Covid-19.

Itu bisa di lihat dari 3 hari ini lonjakan meningkat dimana 3 hari yang lalu peningkatan mencapai 38 orang dan sampai hari ini penambahan pasien Covid-19 mencapai 16 orang.

Secara akumulatif pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jembrana sebanyak 564 orang sembuhnya 478 orang.

Pererat Tali Silaturahmi,Polsek Cisauk Gelar Pengajian Rutin

“Pada hari selasa perkembangan data kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana, hari ini ada penambahan harian sebanyak 16 orang warga yang positif Covid-19 dan yang sembuh sebanyak 2 orang,” ucap Jubir Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha,

Ia melanjutkan, dari 16 orang tersebut merupakan hasil swab dari kontrak traking dimana dua hari yang lalu penambahan Covid di Jembrana 38 kasus baru dan hari ini dari hasil kontak trasing ke 38 pasien baru tersebut,

“Sebelumnya kontak traking sebanyak 155 orang dan hasilnya baru keluar 50 orang dari swab tersebut dan hasilnya sebanyak 16 orang dinyatakan positif covid,” ucapnya.

Bupati Jembrana : Bantuan Sembako Jangan Sampai di Salah Gunakan

Arisantha melanjutkan, sedangkan sebanyak 2 orang sembuh diantaranya 1 orang sembuh di rumah sakit Negara dan 1 lagi sembuh di Puskesma Pengambengan.

“Dari 16 orang yang dinyatakan postif Covid-19 hari ini, dimana sebagian dilakukan skriming ada 6 orang sebagai KPPS, setelah di skriming melalui rapid test dan hasilnya rekatif selanjutnya di swab ternyata hasilnya positif dan 9 orang lagi berasal dari hasil swab kontak rat,” uraiannya.

Untuk anggota KPPS yang sudah keluar hasilnya sampai hari ini data keseluruhan sudah mencapai sebanyak 28 orang dan sudah dirawat diruang isolasi  RSU Negara.

Kunjungi Penglingsir Puri Mengwi, Kapolda Bali di Dampingi Kapolres Roby

“Dan hari ini juga Kabupaten Jembrana mendapatkan tambahan 1 pasien Covid-19 meninggal dunia, dimana sebelumnya pasien tersebut masuk ke rumah sakit pada tanggal 18 November 2020 dan hari ini sekira pukul 6.30 Wita meninggal di RSU Negara sempat di rawat selama 5 hari,” ucap Arisantha.

Dijelaskan juga, pasien yang meninggal tersebut terkonfirmasi positif Covid-19, sebelum dilakuakn swab pasien tersebut mengalami gejala deman, batuk dan sesak dan setelah di swab ternyata positif Covid-19 pada tanggal 17 November 2020 di rujuk ke RSU Negara,

“Pasien tersebut memang ada penyakit penyertanya penyakit hipertensi dan penemoni, memang didalam proses perawatan tadi pagi menurun kondisinya dan terjadi ARDS, sempat tim medis berusaha memberikan perawatan ternyata akibat dari ARDS akut pasien meninggal dunia,” imbuhnya.

Debat Ke-2 Paslon Bupati dan Wabup Babar Mendapat Pengamanan Dari Polres Bangka Barat

Dan hari ini juga langsung dimakamkan sesuai dengan protokol penanganan Covid-19. Untuk kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana selama 3 hari ini mengalami peningkatan.

“Peningkatan kasus Covid-19 di Jembrana yang semakin meningkat memang kesadaran disiplin masyarakat Jembrana terkait pandemi ini sudah mulai menurun, adanya klaster-klaster baru yang muncul masyarakat akibat dari protokol kesehatan tidak dilakukan dengan disiplin,” jelas Arisantha.

Ia menghimbau kepada masyarakat, janganlah terlena di pandemi Covid-19 ini protokol kesehatan lebih dioptimalkan seperti pemakaian masker, penyebab klaster baru yang muncul dan penyebaran virus ini sangat cepat dikarenakan masyarakat tidak menggunakan masker sehingga cepat sekali tertular.

Gudang Fany Hangus Dilalap Si Jago Merah

“Dan saya menghimbau agar protokol kesehatan terutama 3 M lebih dioptimalkan lagi agar tidak ada lagi klaster-klater baru yang muncul jadinya pemerintah bisa menekan laju penyebaran Covid-19,” tutup Arisantha. (Sub)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *