Gus Par Beserta Tim Paket BANGSA Melaporkan Akun Mang Otekk Ke Bawaslu

Diposting pada

Persindonesia.com Jembrana – Pilkada Jembrana 2020 semakin dekat berbagai cara setiap paslon menggaet calon pemilih untuk bisa memenangi pertarungan ini.

Mulai dari mengupload identitas salah satu Cawabup paslon dan sampai membuat berita hoak dengan cara memasang poto orang tanpa persetujuan pemiliknya dengan menunjuk jari untuk mendukung salah satu paslon,

Ranting Partai Gerindra Babakan setu,Siap Menangkan MS Pasangan No Urut 01 Di Pilkada 2020

Seperti halnya akun Mang Otekk, dalam statusnya Mang Otekk mengupload poto Ida Bagus Parwata dengan mengacungkan jari 2 yang artinya mendukung paslon No. 02.

Dalam postingan tersebut dituliskan “Semoga Doa Ratu Aji Dados Pertanda Kemenangan Gerakan Perubahan. 10 Tahun Sing Ado Apo De”

Itu membuat para nitizent yang notbane pendukung paslon 01 gerah dan membuat status tandingan seperti halnya akun Gung Gus dalam satusnya “Buat Mang Otekk Suryakin Jah Urat Kemaluan Mang Otek Udah Habis” isi cuitannya.

Deklarasi Damai, Menjadikan NKRI Negeri Yang Makmur, Aman dan Indah Dalam Perbedaan 

Diketahui IB Parwata yang sering disebut Gus Par merupakan pendukun paslon 01, dimana hari ini Gus Par bersama Tim Kampanye Paslon 01 tidak terima dan memilih melaporkan kejadian tersebut ke Bawaslu Jembrana.

Rombongan tiba sekitar pukul 14.30 Wita dan di Kantor Bawaslu Jembrana dan diterima langsung oleh Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan.

Saat dimintai keterangan Gus Par mengatakan, hari ini saya melaporkan akun di medsos atas nama Mang Otekk, dia sudah mengupload poto saya pada saat pemilihan Gubernur Bali 10 tahun yang lalu dimana saya mendukung paslon No 2 pada saat itu.

Silaturahmi Kompak Babel Ke Gubernur Terkait Pembahasan Program Masalah Sampah

“Kejadian ini menjadi heboh di medsos, dalam Pilkada 2020 Ini saya mendukung paslon No. 01 paket BANGSA, dia (Mang Otekk) telah mengupload poto saya yang 10 tahun lalu, ini saya tidak terima, apa lagi dalam postingan tersebut dia menuliskan “Semoga Doa Ratu Aji Dados Pertanda Kemenangan Gerakan Perubahan. 10 Tahun Sing Ado Apo De”, ini yang menjadi bahan saya untuk melaporkan,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan, saat di konfirmasi mengatakan, laporan yang disampaikan oleh salah satu warga hari ini adalah berkaitan dengan postingan di media sosial (FB) yang memposting poto dirinya yang dianggap tidak berkenan dan menyebabkan perasaan tidak menyenangkan, berkaitan dengan salah satu pasangan calon dianggap membalikan pakta.

“Hari ini kita terima laporannya kemudian akan kita registrasi kemudian untuk kita lakukan proses kajian sebagaimana mestinya,” ucapnya

Ratusan Anggota dan Komisioner Bawaslu Jembrana Rapid Test Hasilnya Non Reaktif

Pande Ady melanjutkan, kita mendapakan waktu selama 2 hari untuk melakukan kajian, kita bekerja cepat mudah-mudahan besok sudah selesai kajiannya kita akan menetapkan status dari laporan warga tersebut yang mengadukan postingan oleh salah satu akun Facebook, tutupnya.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *