Satgas Pamtas Yonif 312/KH Evakuasi Kecelakaan Tunggal di Perbatasan RI-PNG

Diposting pada

JAKARTA, Persindonesia.com Pos Kout Satgas Pamtas Yonif 312/KH mengevakuasi mobil salah satu warga perbatasan RI-PNG yang mengalami kecelakaan tunggal di Kampung Workwana, Distrik Arso.

Hal tersebut disampaikan Wadansatgas Pamtas Yonif 312/KH Kapten Inf Mansyur H. Alam dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (26/11/2020).

Diungkapkan Wadansatgas, ketika mendapatkan informasi telah terjadi kecelakaan tunggal yang terjadi pada Selasa (24/11/2020), personel Satgas pun segera bergegas menuju lokasi kejadian.

“Hal ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Satgas TNI mengatasi kejadian yang bersifat darurat, karena selain menjaga kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan negara, Satgas TNI juga hadir untuk membantu kesulitan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Mansyur H. Alam, kendaraan yang mengalami kecelakaan adalah mobil jenis pick-up tanpa muatan, mobil tersebut dikemudikan oleh Agung (35) warga Kampung Wembi, Distrik Arso, Kabupaten Keerom.

“Dengan segala upaya, kita berusaha mengeluarkan mobil tersebut yang sudah jatuh ke bahu jalan, dan untuk memudahkan evakuasi, kami juga menariknya menggunakan kendaraan dinas milik Satgas,” jelasnya.

Di tempat terpisah Sertu Negi Sigit Prianto menjelaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut, namun bagian atas mobil mengalami kerusakan masuk ke parit dan memerlukan penanganan untuk evakuasi kendaraan.

“Anggota langsung menuju lokasi kemudian bersama beberapa warga melakukan evakuasi kendaraan, karena kondisi mobil yang terbalik, proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan truk dinas TNI untuk menarik mobil yang masuk ke parit,” tambahnya.

“Setelah berlangsung kurang lebih dua jam, akhirnya kendaraan bisa diangkat dari kembali dari parit ke jalan raya, selanjutnya kendaraan tersebut di derek oleh truk dinas TNI menuju bengkel untuk perbaikan lebih lanjut,” sebut Negi.

Menurut keterangan pengemudi, sebelum kejadian kendaraan melaju dari arah Arsotami menuju Kampung Wembi, sampai di lokasi kendaraan tiba-tiba mengalami selip karena hujan deras akibatnya kendaraan oleng dan masuk ke parit.

“Kami menghimbau masyarakat agar berhati-hati saat berkendaraan, periksa kelengkapan dan kondisi kendaraan sehingga terhindar dari kecelakaan ataupun gangguan saat di perjalanan,” pungkasnya.

Andy.S/(Dispenad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *