Hermanto Nekat Mencuri Gabah Petani Sebanyak 8 Kampil, Berhasil Diciduk Polisi

Diposting pada

Persindonesia.com Tabanan – Warga Desa Nyitdah, Kediri, Tabanan digegerkan oleh pencurian gabah milik I Nengah Sabuh (55) berasal  Banjar Antugan, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan pada hari Sabtu 5 Desember 2020 sekira pukul 06.00 Wita.

Sebanyak 8 kampil gabah berhasil di curi oleh Hermanto (34) alamat Dusun Sumur, Desa  Sukosari, Kec. Tamanan, Kabupaten Bondowoso ditempat penjemuran gabah milik KUD Nyitdah, di Banjar Antugan, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Pangkalpinang Bubarkan Kontes Burung Kicau Mania

Atas kejadian tersebut korban I Nengah Sabuh langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kediri pada Sabtu 5 Desember 2020 sekira pukul 20.30 wita.

“Atas laporan korban kami printahkan Kanit Reskrim Polsek Kediri untuk melakukan penyelidikan, tidak berselang waktu lama Unit Reskrim Polsek Kediri dipimpin Kanit Reskrim AKP Picha Armedi , S.I.K., dan berhasil menangkap Pelaku,” ungkap Kapolsek Kediri Kompol I Gusti Nyoman Wintara seijin  Kapolres Tabanan.

Orgil Mengamuk dan Meresahkan Warga Padangan Berhasil Diamankan Polisi

Ia melanjutkan, pelaku keseharian bekerja sebagai buruh, atas keterangan saksi saksi dan barang bukti yang ditemukan di tempat tinggal nya seputaran Desa Nyitdah Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan.

“Pelaku ini ditangkap oleh Reskrim Polsek Kediri berdasarkan keterangan saksi saksi dan barang bukti yang ditemukan di tempat tinggal nya seputaran Desa Nyitdah Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan,” jelas Wintara.

Kapolres Kampar Lepas 100 Anggotanya untuk Tugas Pengamanan Pilkada di Rohul

Ia membeberkan, Diketahui berawal korban bersama anaknya Ni Wayan Diani Antari dan I Nyoman Widana menjemur gabah di penjemuran gabah milik KUD Nyitdah Banjar Antugan, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan sebanyak 36 kampil dan dijemur selama 3 hari.

“Hari Rabu (2/12) sekitar jam 15.00 wita korban mengecek ternyata gabah miliknya menjadi 28 kampil, selanjutnya pada hari Jumat (4/12) korban kembali menjemur gabah jenis ketan di lokasi sebelumnya,” ucap Wintara.

Dandim Hadiri Rapat dan Mengawasi Langsung Penertiban dan Pembersihan APK Pilkada Kab. Jembrana Tahun 2020

Lanjutnya, kesokan harinya sekira pukul 06.00 wita korban kembali mengecek ke lokasi dan melihat kondisi penutup gabah berubah dan terdapat beberapa ceceran gabah, disana korban curiga gabahnya dicuri lagi.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian, yang pertama korban rugi sekitar sebanyak Rp. 1.920.000,- dan kejadian kedua korban mengalami kerugian sebanyak 780 ribu rupiah, dengan total kerugian mencapai Rp. 2.700.000,-,” uraiannya.

Rapat Koordinasi Pembersihaan APK, Hanya Dihadiri Tim LO Paket BANGSA No Urut 01

Lebih jelasnya Wintara mengatakan, atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Kediri dan pelaku sudah kami amankan, dari hasil introgasi pelaku mengakui perbuatannya, dan mengatakan dirinya melakukan pencurian karena faktor ekonomi.

“Adapun dari modus operandi pelaku melakukan pencurian tersebut diduga dengan cara terlebih dahulu memanjat tembok kemudian mengambil gabah milik korban,” tutup Kapolsek Wintara yang didampingi oleh Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagio. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *