Artha : Animo Kehadiran Masyarakat Jembrana Sangat Bagus, Persentase Kehadiran Hampir Sudah Terpenuhi.

Diposting pada

Persindonesia.com Jembrana – Hari H pemungutan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jembrana 2020 beda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana Pilkada tahun ini ditengah pandemi Covid-19 berjalan dengan lancar di Kabupaten Jembrana,

Pantauan awak media dilapangan terlihat calon Wakil Bupati dari paslon 01 paket BANGSA I Ketut Sugiasa sekira pukul 08.00 wita bersama keluarganya memberikan hak pilihnya di TPS 9 Lingkungan Pemedilan, Kel. Dauhwaru, Jembrana. Rabu 9 Desember 2020

Header

Sementara itu calon Bupati Jembrana dari paslon 01 paket BANGSA. I Made Kembang Hartawan SE. MM beserta keluarga memberikan hak pilihnya di TPS 01 Desa Pangyangan, Kec. Pekutatan, Jembrana.

AA.WIDIADA, BERIKAN HAK SUARANYA DI TPS 004 ASTASURA

Untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana 2020 dari no urut 02 paket TEPAT, I Nengah Tamba, SH memberikan hak pilihnya di TPS 10 Banjar Peh, Desa Kaliakah, Negara, Jembrana.

Sedangkan calon Wakil Bupati Jembrana 2020 I Gede Ngurah Patriana Krisna memberikan hak pilihnya di TPS 6 Kelurahan Tegalcangkring, Kec. Mendoyo, Jembrana.

Sementara kegiatan pencoblosan bertempat di Lapas Negara berjalan dengan lancar  dimana pemilih berjumlah DPT 80 tambahannya sebanyak 22 orang.

Ketua Divisi Monitoring & Investigasi JPKPN Bondowoso menduga adanya indikasi terkesan pihak Ponpes Menutupi Kejadian Yang Sebenarnya

Sementara itu Satgas Gugus Tugas Covid Jembrana melaksanakan pemantauan ke setiap Kecamatan dan Desa di Kabupaten Jembrana yang di pimpin oleh Ketua Satgas Covid-19 Jembrana I Putu Artha SE didampingi oleh Dandim 1617/ Jembrana Letkol Inf. Hasrifuddin Haruna S. Sos berserta Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa SIK.

Pengecekan dilaksanakan di Desa Batuagung, Jembrana, tepatnya di Banjar Desa Baduagung diterima langsung oleh Kepala Desa Batuagung I Nyoman Sudarma beserta Satgas gotong royong Covid-19 desa adat Batuagung.

“Hari ini kami dari Satgas Covid-9 Kabupaten Jembrana melakukan pemantauan di setiap TPS yang sda di setiap Kecamatan di Jembrana untuk daerah-daerah di katagorikan rawan terkait protokol kesehatan maupun kriminal,” ungkap Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Jembrana I Putu Artha SE.

Dirresnarkoba Polda Jatim Berhasil Mengamankan Dua Orang Laki-Laki Yang Diduga Menyalahgunakan Narkotika Jenis Sabu

Ia melanjutkan, untuk kondisi dan animo masyarakat saya pantau sangat bangus, kehadiran bagus, persentase sesuai dengan jam sangat bagus dimana kehadirannya diatur sesuai dengan undangan, sehingga tidak banyak kerumunan warga.

“Terkait kehadiran sudah cukup bagus dimana kehadiran ditarget minimal 85 persen, setelah kami pantau saya rasa sudah hampir semua terpenuhi baru sekiam jam sudah ratusan, itu yang kita harapkan.

Artha juga menghimbau kepada masyarakat agar kehadirannya undangan sesuai dengan protokol kesehatan, dan tidak lupa dengan 3 M yang sudah disediakan disetiap TPS agar di ikuti, jadi mereka itu betul-betul menghindari kerumunan sehingga saya berharap setelah pilkada tidak ada klaster baru yang muncul.

Berhasil Ungkap Kasus Narkoba, 47 Personel Terima Penghargaan Kapolda Riau

“Hingga saat ini Kabupaten Jembrana masih dalam kondisi zona orange, kita berharap nanti dengan bantuan petugas baik dari Polri dan TNI kalau seandainya ada kerumunan masa mereka wajib membubarkan itu ada undang-undangnya, ita berharap teman-teman petugas dari KPPS ikut membantu agar tidak terjadi kerumunan masa yang besar,” jelas Artha.

Sementara itu Dandim 1617/ Jembrana Letkol Inf. Hasrifuddin Haruna S. Sos yang merupakan Wakil Ketua 1 Satgas Covid-19 Kabupaten Jembrana mengatakan, sementara kalau pemantauan TPS informasi dari Babinsa yang monitor dari pagi sementara masih aman terkendali.

“Situasi kondusif, hal-hal yang menonjol tidak ditemukan, kita berharap sampai siang nanti berjalan lancar semuanya, kemudian sesuai harapan kita, kita sudah sosialisasi menyampaikan ke paslon sama-sama memberitahukan ke keluarga, pendukung masing-masing supaya pada saat siang nanti setelah pencoblosan tidak perlu ada keinginan dan berkerumun untuk mencari tahu siapa yang menang agar tidak ada kerumunan masa,” tegasnya.

Bersama dengan seluruh Muspida, Dandim Jembrana Hadiri dan lepas Distribusi Logistik Pilkada Kab. Jembrana Tahun 2020 di kantor KPU Kab. Jembrana

Lebih jelasnya Haruna mengatakan, hal tersebut bertujuan untuk menghindari kerumunan sehingga tidak menyebabkan nantinya ada klaster lagi. Mari bersama-sama sukseskan pilkada Jembrana ini dengan mentaati protokol kesehatan sehingga kita terbebas dari kalster pilkada. (Sub/Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *