Pangdam Maruli : Kesadaran Protokol Covid-19 Ditingkatkan Sehingga Bali Bisa Dibuka Kembali

Diposting pada

Persindonesia.com Jembrana – Kami menghimbau supaya masyarakat semua dengan kesadaran yang tinggi untuk melaksanakan protokol Covid-19 yang betul-betul, sehingga nanti tidak meningkat, kalau ini meningkat nanti otomatis Bali akan ditutup kembali, mari bersama-sama sadar dan ikuti protokol kesehatan agar situasi bisa cepat pulih kembali.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak saat meninjau keaamanan menjelang Liburan Nataru di Pelabuhan Gilimanuk terkait protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19.

Header

DPD BMI Tangsel Gelar Talk Show Hidup Sehat & Cerdas Pada Generasi Muda

Rombongan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak disambut langsung oleh seluruh Forkopimda Kabupaten Jembrana, dan langsung menuju tempat pengetesan rapid test untuk memantau jalannya proses pengetesan rapid tes Antigen.

Pangdam Maruli juga mengatakan, terkait surat edaran Gubernur Bali dalam menyikapi liburan Nataru kita sudah diskusi berulang-ulang bagaimana Bali ini bisa mulai dibuka, beberapa kebijakan harus diambil sehingga nanti tetap antara pandemi dan ekonomi masyarakat bisa berjalan.

Brimob Jabar Siap Amankan Jalannya Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

“Memang ini sangat cukup beresiko buat masyarakat khususnya di Bali dan mungkin akan beresiko ketempat lain, hampir banyak pimpinan wilayah untuk tidak merekomendasi untuk liburan ini,” jelas Pangdam

Ia menjelaskan juga, peningkatan Covid-19 hingga 2 hari yang lalu sudah mencapai 13 ribu meningkat, sehingga kami evaluasi lagi semua dikerahkan dan diskusi buat jalurnya sedemikian rupa kita cek akhirnya semakin membaik cara penerimaan wisatawan.

Truck Box PS 100 Terbalik Di Ruas Jalan Raya Muntok

“Disini juga begitu kita memperkirakan banyak sekali orang-orang yang tidak mempunyai dana, kami dari Muspida, Danrem semua mendiskusikan bagaimana caranya orang-orang yang tidak mempunyai biaya bisa kita fasilitasi, kebijakan ini dari Satgas Covid-19 Lentjen TNI Doni Munardo memberikan bantuan 100 ribu lebih untuk rapid test antigen untuk sopir logistik,” ucap Pangdam.

Lebih jelasnya ia mengatakan, bantuan tersebut untuk para sopir logistik yang terdesak tidak mempunyai dana untuk membayar rapid test antigen. Saya juga tegaskan dalam kegiatan-kegiatan tahun baru supaya tidak dilaksanakan secara berpesta pora yang mengakibatnya berkumpulnya banyak orang.

Jajaran Polres Pangkalpinang Gelar Lat Pra Ops Lilin Menumbing 2020 

“Kami menghimbau supaya masyarakat semua dengan kesadaran yang tinggi untuk melaksanakan protokol Covid-19 yang betul-betul, sehingga nanti tidak meningkat, kalau ini meningkat nanti otomatis Bali akan ditutup kembali, mari bersama-sama sadar dan ikuti protokol kesehatan agar situasi bisa cepat pulih kembali,” tutup Pangdam Maruli. (Sub/Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *