Hendra Kurniawan : ASD Merupakan Kejuaraan Untuk Menjaring Bibit Atlet Dalam Event Popnas

Diposting pada

Persindonesia.com Pangkapinang – Bertempat di lapangan Gedung Olah Raga (GOR) Sahabudin Komplek Kantor Gubernur Babel, Jumat 25/12/2020 Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia Kepulauan Bangka Belitung (Pengprov Perpani Babel) menggelar Archery Scoring Day (ASD) 2020.

Archery Scoring Day (ASD) 2020 yang di gelar ditengah pandemi Covid-19 diikuti sebanyak 92 atlet dari berbagai tingkatan mulai dari pemula hingga umum dan diwajibkan menerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak antar pemanah satu meter.

Header

Ketua panitia ASD, Hendra Kurniawan mengatakan, seleksi sekaligus Kejuaran ini digelar guna menjaring bibit atlet dalam menghadapi event Popnas pada Agustus – September 2021 mendatang.

“Ini juga instruksi dari bapak Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung supaya kami sedini mungkin mencari atlet-atlet untuk dikirim ke Popnas. Archery itu sendiri adalah memanah, Scoring Day adalah hari kita dalam menskor nilai, jadi ini dilaksanakan sebagai seleksi atlet yang akan dikirimkan ke Popnas 2021,” tuturnya.

Hendra yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Pengprov Perpani Babel menjelaskan bahwa ajang ini formatnya yang bersifat kualifikasi saja.

“Tidak ada aduan, hanya kualifikasi. Kemudian kita akan temukan juaranya ditiga besar,” jelasnya.

Selain seleksi, menurutnya, ASD 2020 ini juga sebagai ajang kejuaraan terbuka bagi atlet panah di Provinsi Serumpun Sebalai dari enam kategori divisi yang diperlombakan, diantaranya Standard Nasional U-13, Standard Nasional Prestasi, Barebow 20 m, Barebow 50m, Compound dan Horsebow atau pemanah berkuda.

“Cukup banyak peserta yang berpartisipasi dalam Kejuaran ini. Jadi, hampir terpenuhi semua dari kuota yang kita siapkan, pemula juga ada di jarak 20 meter (U13),” ujarnya.

Sedangkan untuk kategori umum, pemanah dengan jarak 30, 40 dan 50 meter sesuai standar nasional.

Untuk itu dia mengharapkan melalui ASD 2020 ini sebagai langkah awal untuk mempersiapkan atlet panah pada Popnas 2021 mendatang dan kompetisi lainnya.

“Ini hanya kompetisi awal untuk menuju Popnas. Mudah-mudahan kedepan kita sudah merancang dan bisa melaksanakan berbagai kompetensi,” pungkasnya.(*/Ale)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *