Terkait Dilarangnya Kembang Api, Mercon, Ini Penjelasan Syofiardi

Diposting pada

Persindonesia.com Pangkalpinang – Sudah menjadi tradisi masyarakat pada umumnya di malam pergantian tahun dengan menyalakan kembang api, mercon dan lampion, 

Sehubungan dengan hal ini Depot Pertamina Pangkalbalam telah mengeluarkan himbauan kepada masyarakat khususnya areal dekat depot untuk tidak menyalakan, mercon, kembang api dan sejenisnya.

Dikarenakan Pertamina Pangkalbalam tempat penyimpanan dan pendistribusian bahan bakar minyak untuk wilayah Pulau Bangka.

Seperti yang disampaikan oleh manager Fuel Terminal Pertamina Unit Pangkalbalam Syofiardi di Kantor Depot Pertamina Pangkalbalam mengatakan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan.

“Kami telah menyurati Lurah Lontong Pancur Kecamatan Pangkalbalam agar dapat membantu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api, mercon atau lampion di dekat areal depot,” ujar Syofi.

Ia melanjutkan, hal ini perlu kami sampaikan untuk mengingatkan masyarakat khususnya warga Kelurahan Lontong Pancur yang mana domisili Depot Pertamina ada di wilayah ini.

“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa depot pertamina adalah tempat penyimpanan dan pendistribusian Bahan bakar minyak dan ini sangat berpotensi menimbulkan kebakaran yang efeknya bisa kita bayangkan jika terjadi ledakan atau kebakaran salah satu tangki minyak di depot ini,” terang Syiofi.

Ia berharap, agar ada kesadaran dari masyarakat setempat, akhirnya manager pertamina pangkalbalam mengucapkan selamat tahun baru 2021 semoga kedepannya bisa lebih baik dan semoga virus Covid-19 ini segera berakhir.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *