Sebanyak 12 Juta Pelaku UMKM Telah Disalurkan Kementrian Koperasi

Diposting pada

Persindonesia.com Pangkalpinang – Program BLT BPUM merupan program bantuan dari Kementrian Koperasi dan UMKM yang telah disalurkan kepada 12 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Untuk di Kota Pangkalpinang sendiri Donald Sitompol selaku Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi, dan UMKM Kota Pangkalpinang di kantornya, Jalan Basuki Rahmat Kecamatan Girimaya Selasa 29/12/2020 sekira pukul 15.00 WIB kepada awak media mengatakan, bahwa untuk di Kota Pangkalpinang sendiri dinas yang ia pimpin sudah mengajukan sembilan ribuan pelaku usaha di Kota Pangkalpinang.

“Tidak semuanya akan mendapatkan karena pihak mereka hanya mengajukan dan untuk dapat atau tidaknya akan di tentukan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM RI serta akan dilanjutkan oleh pihak bank,” ujarnya.

Donal melanjutkan, untuk pelaku usaha yang tidak berhasil mendapatkan BLT BPUM tersebut, Donald Sitompul menerangkan beberapa penyebab yang membuat pelaku usaha tersebut gagal untuk mendapatkan BLT BPUM diantaranya
1.Pelaku UMKM memiliki pinjaman dana KUR.(Kredit Usaha Rakyat)
2.Pelaku UMKM mempunyai pinjaman bank atau kredit usaha.
3.Pelaku UMKM mempunyai saldo simpanan di bank cukup besar.
4.Quota dari penerima bantuan tersebut sudah penuh.

“Untuk program BLT BPUM ini akan di adakan lagi di tahun depan, untuk bantuan ini belum bisa di akomodasi semua dan kemarin ada wacana untuk di lanjutkan di tahun depan,” ujarnya.

Donal Sitompul berharap, kepada pelaku UMKM yang sudah berhasil menerima bantuan tersebut, agar dana yang telah diterima dapat dipergunakan sebagaimana mestinya untuk memajuka usaha yang telah dilakukan.

“Karena bantuan ini bantuan modal usaha jadi gunakan dana itu untuk memulai usaha atau pun untuk modal usaha dan jangan dipergunakan untuk kegiatan konsuntif karena bantuan ini tujuan pemerintah di masa covid ini usaha pelaku umkm bisa terus maju,” tutupnya.(Yudha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *