Pembentukan Pengawas Protokol Kesehatan Sekolah Bagi Pembina Gugus Depan

Diposting pada

Persindonesia.com – Kwarda Bali bentuk Pengawas Prokes Pembina Gugus Depan.  Bimbingan Teknis Sosialisasi Bagi Pembina Pramuka Dalam Rangka Membentuk Tim Pengawas Protokol Kesehatan Di Sekolah Bagi Pembina Gugus Depan.

Pada 3 Januari 2020, melalui Virtual telah berlangsung pembukaan Bimbingan Teknis Sosialisasi Bagi Pembina Pramuka Dalam Rangka Membentuk Tim Pengawas Protokol Kesehatan Di Sekolah Bagi Pembina Gugus Depan, diikuti oleh 140 peserta seBali.

Header

Dalam laporannya Koordinator kegiatan sekaligus ketua Satgas pengawas protokol kesehatan, Gerakan Pramuka Kwarda Bali I Gede Wirawan, SH.MH. mengatakan : Melalui kegiatan Bintek ini besar harapan kita semua bahwa Pramuka hadir dalam rangka membantu sekolah untuk offline sehingga manfaat dan peran pramuka benar benar dirasakan. Melalui kegiatan bimbingan teknis sosialisasi bagi pembina Pramuka dalam rangka membentuk tim pengawas protokol kesehatan disekolah bagi Gugus Depan adalah sebagai upaya untuk menghilangkan keragu- raguan, Pramuka harus hadir dalam situasi dan kondisi apapun dan menjadiakan Pramuka sebagai garda terdepan dalam hal
sekecil apapun kegiatan yang dilakukan yang paling penting adalah bagaimana kita mampu menumbuhkan semangat untuk menghentikan menyebaran Covid-19 ini, Pramuka harus menjadi pionir dalam kondisi apapun, terangnya.

Diungkapkan Kwarda Bali melalui Bidang Abdimasgana dan bela negara telah merancang sebuah kegiatan berupa Bimtek sosialisasi bagi Pembina Pramuka dalam rangka membentuk tim pengawas protokol kesehatan di sekolah bagi pembina Gugus Depan, sebagai langkah awal pengembangan kepribadian individu dan partisipasi di era normal baru agar berjalan terarah dan terorganisir sesuai dengan prinsip dan nilai-nilai kepramukaan.

Peserta Bimtek akan diikuti oleh sebanyak 140 orang peserta dari masing-maaing Cabang seluruh Bali yang berasal dari setiap gugus depan yang berpangkalan di SD, SMP dan SMA seBali.  Pengawas Protokol Kesehatan Di Sekolah Bagi Pembina Gugus Depan akan bertugas selama 3 bulan kedepan, demikian.

Sementara sambutan Ketua Kwarda Bali yang juga sekretatis Satgas Covid 19 Bali I Mase Rentin mengatakan ; Pada kesempatan yang baik ini izin kan saya selaku ka Kwarda Bali sekaligus adalah sekertaris satgas covid-19 se-Provinsi Bali akan menyampaikan shering materi dalam pembukaan kegiatan pada pagi hari ini bimbingan teknis sosialisasi penerapan prokes (protocol kesehatan) di sekolah bagi pembina pramuka.

Diungkapkan ; Kakak kakak sekalian yang saya hormati jika kita melihat kondisi Provinsi Bali sampai dengan ter-update kemarin 2 Januari 2021, kita sudah ada pergerakan kearah yang lebih baik,
dimana sebelumnya Bali yang selalu masuk di dalam 10 Provinsi prioritas, sudah 2 minggu terakhir kita lepas dari 10 besar, memang baru hanya di urutan 11, urutan ini merupakan akumulasi dari angka kasus yang terkonfirmasi positif kita di peringkat ke-11, tetapi jika di bandingkan dengan kondisi daerah lain terutama angka dan prosentasi kesembuhan kita Provinsi Bali sesungguhnya ada dalam posisi yang cukup baik bahkan angka kesembuhan kita di Bali ada pada rata rata yang cukup tinggi olehkarna itu sebuah kebanggaan sebagai motivasi dan semangat bagi kita semua, ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Narasumber yang juga Waka Abdimasvana dan bela Negara Gerakan Pramuka daerah Bali I Gede Agus Arjawa Tangkas,SH. M.Si dalam materinya tentang adaptasi kebiasaan baru mengatakan tentang bagiamana tips melaksanakan kegiatan PTm dan menumbuh kembangkan mindset kewasapadaan dalam mencegah penyebaran covid 19.

Tim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *