Corona Semakin Merajalela, Spraying Desinfektan Dilakukan, Yustisi Akan Dipertegas Lagi

Diposting pada

Persindonesia.com Jembrana – Meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana yang begitu signifikan menbuat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kab. Jembrana mulai melaksanakan spraying/penyemprotan.

Untuk memutus kembali mata rantai penyebaran virus corona dimana kini Kabupaten Jembrana berstatus zona merah dimana sebelumnya di tahun 2020 Kabupaten Jembrana pernah berstatus zoba kuning.

Bahas Covid-19 dan PSBB, Kasdam IX/Udayana Vidcon dengan Menko Marves RI

Untuk menekan penyebaran virus tersebut Satgas Covid-19 Jembrana bersama Polres Jembrana melaksanakan spraying desinfekta di beberapa tempat wilayah Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Negara, Jumat 08 Januari 2021.

Pelaksanaan spraying/penyemprotan desinfektan dengan menggunakan 1 Mobil Dinas Kominfo, 1 Mobil Damkar dan 1 Mobil BPBD Kabupaten Jembrana terkawal rapi beriringan.

Pemkot Tangsel Segera Susun Kebijakan Tindak Lanjut S.E Pemerintah Pusat

Dalam kesempatan ini Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf Hasrifudin Haruna mengatakan, menyikapi status Kab Jembrana yang masih di Zona merah dikaitkan dgn kebijakan SE Pemerintah Pusat dan SE Gubernur Bali, kita akan menyikapi penanganan Covid di Kab Jembrana lebih serius lagi.

“Dengan harapan tingkat kasus bisa di tekan semakin rendah/menurun dan meningkatkan tingkat kesembuhan pasien Covid sehingga status Kab Jembrana senakin baik dan segera keluar dari status zona merah menjadi orange atau kuning,” jelas Haruna.

Sebanyak 1960 Tenaga Medis Jembrana Akan di Vaksin

Ia melanjutkan, tapi meskipun kita intensif melakukan Spraying/ Penyemprotan dibarengi dgn penegakan pendisiplinan protokol Kesehatan, tentunya semua tidak ada gunanya jika tidak di barengi  tingkat kesadaran masyarakat untuk mau dengan sadar menerapkan protokol kesehatan (3M) dengan baik dan semaksimal mungkin.

“Dengan kerjasama semua elemen dgn baik sesuai fungsi dan tatarannya pasti kita bisa membawa Kab Jembrana ke arah yg lebih baik,” tutup Dandim Haruna

Sementara itu Sekda Jembrana I Nengah Ledang, selama berbulan-bulan jajaran satgas, dari atas hingga terbawah sudah bekerja maksimal siang malam guna mencegah penularan. Namun lonjakan kasus masih saja terjadi. Bahkan di Jembrana sekarang masuk kategori zona merah dengan tingkat penularan beresiko.

Cegah Penyebaran Covid-19,3 Pilar Kecamatan Cisauk Dan Tim Pemburu Covid-19 Gelar Operasi yustisi penegakan prokes

“Hari ini untuk menekan penyebaran virus corona, kita mengambil langakah yang dimuali dengan penyemprotan desinfektan dengan bersinergi dengan Polres Jembrana,” ucap Ledang.

Sementara itu Jubir Satgas Covid-19 Jembrana, menyikapi meningkatnya kasus Covid-19 di Jembrana perlu kesadaran dari masyarakat jembrana akan penyebaran virus corona ini, dengan kembali menerapkan prokes secara ketat dan diutamakan kalau keluar rumah memakai masker dan menghindari kerumunan banyak orang,

“Hal itu bisa menekan penyebaran virus corona, apalagi hari ini kita bersinerggi dengan Polres Jembrana dalam kegiatan penyemprotan desinfektan untuk bisa menekan penye aran virus yang sampai hari ini Jembrana masuk ke zona merah. Kesdaran masyarakat kembali di tingkatnya supaya zona merah ini bisa kembali ke zona kuning lagi, tutupnya.

Mencari Jejak Sejarah Peradaban Tua Bondowoso (Bagian II)

Hal senada di ucapkan oleh Kapolres Jembrana yang di wakili oleh Kabag Ops Polres Jembrana Kompol Drs. I Wayan Sinaryasa mengatakan, selain melakukan penyemprotan desinfektan kami tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga secara prokol kesehatan.

“Hal ini supaya bisa menekan penyebaran virus corona yang semakin meningkat di Kabupaten Jembrana, dimohonkan masyarakat Jembrana lebih ketat lagi mengikuti protokol kesehatan, terutama memakai masker pada saat keluar rumah, dan penegakan yustisi akan digelar kembali dengan tindakan yang tegas lagi,” ujar Sinaryasa (Ed27)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *