Mencari Jejak Sejarah Peradaban Tua Bondowoso (Bagian II)

Diposting pada

Bondowoso, Persindonesia – Megalit adalah batu besar yang digunakan untuk membangun struktur atau monumen. Megalit menjadi tanda utama keberadaan tradisi megalitik, tradisi yang muncul di beberapa tempat di bumi

Bondowoso, adalah salah satunya Kota yang berawal dari Sebuah Peradapan Zaman Batu atau yang dikenal dengan Zaman Megalithikum di Bumi.

Tradisi megalitik juga dikenal sebagai Kebudayaan Megalitikum adalah bentuk-bentuk praktik kebudayaan yang dicirikan oleh pelibatan monumen atau struktur yang tersusun dari batu-batu besar (megalit) sebagai penciri utamanya.

Divisi Pendidikan dan Penelitian JPKPN DPC Bondowoso saat ini merilis Jejak Sejarah Zaman Megalithikum dan memetakan lokasi sebagai Destinasi Wisata Sejarah Megalithikum di Bondowoso di desa Pekauman, Grujugan yaitu Situs Batu Kenong dan beberapa situs lainnya.

Batu Kenong adalah situs Khas Bondowoso dan terbanyak di Pekauman, Grujugan.

Situs-situs megalitikum di Kabupaten Bondowoso terbilang cukup beraneka ragam.  Benda-benda peninggalan zaman batu besar tersebut seperti sarkofagus, kubur bilik, menhir, dolmen, dan batu dakon. Jumlah situs-situs megalitikum di Kabupaten Bondowoso pun berjumlah ribuan. Catatan terakhir diketahui dari data ada 1.123 buah. Beberapa situs ada yang terkumpul pada satu tempat dan lainnya tersebar (Info : Internet)

BATU KENONG : Dalam Proses Verifikasi Dinas Daerah

Tanggal Daftar : 12 Mei 2015

Kategori : Situs

Kabupaten/Kota : Kabupaten Bondowoso

Provinsi : Jawa Timur

Nama Pengelola : PEMKAB BONDOWOSO

Lokasi : Desa Pekauman, Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur 68261 Jarak : 8,7 km dari Kota Bondowoso

Sumber : Internet & Masyarakat Setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *