Kusak Kusuk Perebutan Sengit Hak Pilih 6000 Suara, 5 Cakades Pancoran Persiapan Pilkades 2021

Diposting pada

 

Bondowoso, Persindonesia – Desa Pancoran pada awalnya merupakan komunitas pemukiman penduduk dengan jumlah jiwa yang masih sedikit, perkiraan terbentuknya Desa Pancoran dimulai sejak Tahun 1940 yang dulunya sebelum tahun 1940 namanya adalah Desa Bunder.

Memasuki Awal Tahun 2021, Desa Pancoran mulai diramaikan dengan kusak kusuk pencalon Kepala Desa yang diperkirakan Pildes di bulan Oktober 2021.

Situasi yang cukup menarik, dimana informasi yang di dapat awak media memiliki calon kades 5 orang di desa Pancoran, membuat Andi Abdillah, S.Ag dari FPPM (Forum Pemberdayaan dan Peran Serta Masyarakat) buka bicara saat awak media meminta pendapatnya.

“Sosio kultur masyarakat pancoran yg riligius & berpendidikan sangat mungkin menjadi klaster kepentingan politik pada tahun politik daerah yg akan datang, karena secara giografis Pancoran masuk kecamatan kota dan tentunya melihat hal tersebut menurut saya, ditambah adanya persaingan 5 cakades membuat situasi desa Pancoran semakin menghangat” tutur Andi Abdillah,S.Ag

Mari kita lihat sejauh mana persaingan antar cakades mendapatkan suara hati masyarakat desa Pancoran” tambah Andi, juga selaku Wakil Ketua JPKP Nasional DPC Bondowoso

Berdasarkan informasi yang diterima awak media, Desa Pancoran dengan Hak Pilih sekitar 6000 suara yang terdiri dari 6 dusun sbb :
– dsn.Bunder Krajan
– dsn Bunder kulon
– dsn pasenan
– dsn wringintapung
– dsb Widoro
menjadi perebutan sengit para cakades antara lain : Kandidat kades pancoran – kec.Bondowoso ;
1. Moch.Ali Baharun,SH
2. Feri Santi Veronika,S.Pd
3.Moh.Mahfud ( kades sekrang )
4. Sugianto
5.Norman

Awak media sejauh ini melihat suasana menghangat bukan hanya didesa Pancoran, tetapi juga diberbagai desa yang akan turut berpartisipasi di bulan Oktober mendatang (TIM)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *