Keluarga Pramugari Mia Tresetyani Berharap Ada Mujizat Keselamatan

Diposting pada

Persindonesia.com Denpasar – Keluarga pramugari salah satu korban pesawat naas Sriwijaya Air SJ-182 Mia Tresetyani Wadu (23), masih berharap putrinya mendapatkan mujizat keselamatan. Ni Luh Sudarmi, ibu korban mengaku tetap berserah dengan apapun kondisi yang menimpa putri kesayangannya.

“Sudarmi mengatakan, pertemuan terakhir dengan putrinya terjadi sebelum natal, pada bulan September 2020. Ia berharap Mia pulang ke Bali di bulan Desember untuk merayakan natal bersama” cerita Ni Luh Sudarmi di kediamannya di Jalan Tukad Gangga, Denpasar, Minggu (10/1/2021).

PPKM Kota Denpasar Mulai Diterapkan Hari Ini

Perempuan asal Singaraja itu menuturkan, Mia Tresetyani Wadu sudah 3 tahun bekerja di maskapai swasta nasional itu. “Dia sangat berbakti kepada kedua orangnya dan tipe pekerja keras,” ujarnya.

Sementara, sang ayah Zet Wadu mengaku tidak memiliki firasat apapun sebelum kejadian. Pria paro baya ini terakhir kontak dengan anaknya satu jam sebelum pesawat dikabarkan gagal sampai di tujuan.

Seruan Bersama PHDI dan MDA Terkait Siwaratri Ditengah Pandemi Covid

“Keluarga berharap, kepada tim SAR agar semua korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 segera bisa ditemukan dalam kondisi apapun,” kata Zet Wadu. (Yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *