Pasien Positif Covid Dengan Penyakit Penyerta Kencing Manis Berhasil Disembuhkan

Diposting pada

Persindonesia.com Jembrana – Hari ini pasien terkonfimasi Covid-19 sebanyak 1 orang sembuh dan dipulangkan, pasien merupakan mempunyai penyakit penyerta kencing manis dengan umur yang sudah tua berumur 70 tahun berasal dari Banjar Tengah, Negara.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Pelayanan Medik & Kembali Mutu dr. I Gede Ambara Putra, pada saat memimpin pemulangan pasien Covid-19 bertempat di lantai II RSU Negara. Senin, 11 Januari 2021

Pelantikan Gubernur Kepri Terpilh Digelar Ruang Rapat Utama DPRD Kepri

Ia melanjutkan, pasien ini merupakan klaster keluarga dimana sebelumnya istrinya terlebih dahulu isolasi di rumah sakit, setelah di traking ternyata setelah di swab suaminya juga positif.

“Pasien dirawat diruang isolasi selama 13 hari, dimana awalnya pasien mengeluhkan panas, batuk dan sesak sehingga dirujuk kerumah sakit dan setelah dirapid terlebih dahulu ternyata reaktif dan selanjutnya diswab juga positif Covid-19,” jelas Ambara Putra.

Gubernur Sumsel Fasilitasi Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat Sampai Kerumah Masing-Masing

Lebih lanjut ia menjelaskan, atas pemulangan 1 pasien kini ruang isolasi masih merawat 38 pasien dimana sebanyak 37 positif covid dan 1 orang susfect. Kebanyakan pasien susfek atau probable setelah di tes hasilnya positif.

“Akhir-akhir ini akibat melonjaknya pasien postif covid di seluruh Bali khususnya, kami kesulitan merujuk pasien yang memang membutuhkan penanganan khusus ke Denpasar sangat kesulitan dikarenakan semua rumah sakit yang dituju overload,” jelas Ambara Putra.

Terindikasi Adanya Dugaan Rangkap Jabatan Salah Satu Oknum Kades Di Tamanan Bondowoso

Atas hal tersebut kami tidak patah semangat, tim medis kami berusaha menangani pasien dengan baik sehingga pasien yang memang parah dan berisi penyakit penyerta bisa kami tangani.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Jembrana agar mengikuti protokol kesehatan yang merupakan himbauan dari pusat dilaksanakan dengan ketat, dengan 3 M yang diutamakan menggunakan masker, hindari kerumunan dan hidup sehat dengan cara cuci tangan ditempat air mengalir,” tutup Anbara Putra. (Sub)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *