PPKM Kota Denpasar Mulai Diterapkan Hari Ini

Diposting pada

Persindonesia.com Denpasar – Hari ini, Kota Denpasar mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). PPKM ini digelar hingga 25 Januari 2021 mendatang. Sebanyak 250 orang personel Satpol PP Kota Denpasar disiagakan untuk melakukan operasi dan penjagaan, Personel ini akan dibagi ke dalam beberapa shift maupun tugas. Senin, 11 Januari 2021

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, mengungkapkan, untuk petugas di lapangan akan dibagi ke dalam tiga shift. Di mana setiap shiftnya terdiri atas 16 orang. Ada 48 orang yang akan berkeliling melakukan pemantauan dalam sehari dan mereka akan bergabung juga dengan TNI/Polri dan instansi terkait termasuk dari wilayah desa/kelurahan setempat.

Header

SMPN 2 Tapung hilir Siap Laksanakan PTM Dengan Dukungan Penuh Seluruh Wali Siswa

Selain petugas yang berkeliling, ada juga petugas yang berjaga di titik yang berpotensi mengundang keramaian. Pihaknya juga menyiagakan petugas administrasi dan petugas cadangan, hingga petugas yang melakukan penanganan jika ada pengaduan dari masyarakat.

“Semua petugas akan diturunkan untuk mem-back up, selain diatur per shift, juga di siapkan tenaga cadangan, termasuk administrasi yang misalnya untuk memproses administrasi pelanggardan termasuk juga kalau ada pengaduan dari masyarakat seperti penanganan gepeng, ODGJ, maupun orang linglung,” jelas Dewa Sayoga.

Seruan Bersama PHDI dan MDA Terkait Siwaratri Ditengah Pandemi Covid

Untuk proses pelaksanaan PPKM, pihaknya akan tetap menggelar razia protokol kesehatan (prokes). Tujuan utama yang disasar adalah wilayah yang tingkat kasus positif Covid-19 masih tinggi. Selain itu, juga akan menyasar titik keramaian baik di pasar, kompleks pertokoan, ruang terbuka hijau, kawasan wisata, pasar tradisional, pedagang kaki lima, pemilik usaha, dan pengguna jalan.

Pemberlakuan pembatasan jam operasional tempat usaha, pihaknya juga akan menyasar tempat usaha yang masih buka melewati pukul 21.00 Wita. Jika ditemukan ada yang melakukan pelanggaran pihaknya akan memberikan peringatan.

Hari ini SDN 005 Desa baru Kecamatan Siak hulu Mulai Berlakukan Sistim Pembelajaran Tatap Muka

“Sanksinya ini masih sesuai dengan surat edaran Gubernur tentang penegakan protokol kesehatan. Kalau misalnya membandel, kami akan koordinasikan lagi apa sanksinya. Satpol PP intinya menyesuaikan atau menyeimbangkan antara kepentingan masyarakat agar jalan dan aturan juga tidak dikesampingkan,” pungkasnya. (Yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *