Hari Ini Gubernur Koster, Jadi Orang Pertama Yang Divaksin Sinovac

Diposting pada

Persindonesia.com Denpasar – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Sinovac di Bali akan dimulai Kamis (14/1/2021) pagi ini pukul 08.30 WITA, di RS Bali Mandara, Jalan Bypass Sanur, Denpasar Selatan.

Orang pertama di Bali yang akan menerima suntikan Vaksin Sinovac adalah Gubernur Wayan Koster.

Header

Pembelajaran Tatap Muka SDN 019 Tanjung Sawit Taati Prokes

Sedangkan Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama, tidak divaksin karena umurnya sudah lebih dari 60 tahun.

Informasi diperoleh dari Humas Pemprov Bali, Rabu (13/1/2021), ada 15 pejabat teras yang akan menjalani Vaksinasi Corona perdana hari ini, termasuk Gubernur Wayan Koster.

Kasus Covid-19 Semakin Tinggi, Denpasar Sehari Bertambah 91 Orang

Gubernur Bali masuk kelompok pertama bersama Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, Kajati Bali, Sekda Bali, Kepala Badan Pemeriksa dan Pengawas Pembangunan Prov-Bali, Kepala Dinas Kesehatan Prov-Bali, Direktur RSUP Sanglah, Kepala BPOM Prov-Bali, Deputi Direksi BPJS Wilayah Bali Nusra, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar, Kepala Kesehatan Daerah Militer IX/Udayana, Ketua Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Prov-Bali, dan Ketua PHDI Bali.

Sedangkan yang akan hadir sebagai undangan dalam Vaksinasi Covid-19 perdana di RS Bali Mandara pagi ini adalah Ketua DPRD Bali Nyoman Asi Wiryatama, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet, Rektor Unud Prof Dr dr AA Raka Sudewi SpS (K), dan sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Bali.

Saat Transaksi Narkoba, Tersangka Ketauan Membawa Senpi

Sementara itu, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, yang seharusnya masuk dalam daftar 15 pejabat, tidak akan ikut program vaksinasi hari pertama, Kamis ini. Menurut Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bali, I Gede Suralaga, Adi Wiryatama hanya diundang hadir. “Pak Adi Wiryatama tidak ikut vaksin, karena umur beliau lewat 60 tahun. Kan batas umur untuk vaksinasi itu 18-59 tahun,” ujar Gede Suralaga saat dikonfirmasi.

Suralaga menyebutkan, dari DPRD Bali, yang diundang hadir hanya Ketua Dewan Adi Wiryatama (Fraksi PDIP). Sedangkan tiga Wakil Ketua DPRD Bali yakni Nyoman Sugawa Korry (Fraksi Golkar), I Nyoman Suyasa (Fraksi Gerindra), dan Tjokorda Gede Asmara Putra Sukawati (Fraksi Demokrat) tidak diundang dalam pencanangan Vaksinasi Covid-19 di RS Bali Mandara.

Walikota Prabumulih Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

“Saya sudah cek ke Pemprov Bali, hanya Ketua DPRD Bali saja yang diundang,” tegas Suralaga.

Saat dikonfirmasi terpisah kemarin, Sugawa Korry mengaku sudah koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr. I Ketut Suarjaya NPPM. “Saya sudah koordinasi dengan Kadis Kesehatan Bali. Informasinya, kalau sudah pernah positif Covid-19 dan umur di atas 60 tahun, tidak ikut vaksinasi. Saya tidak memenuhi syarat karena usia sudah 63 tahun dan sudah pernah positif Covid-19,” ujar politisi asal Buleleng yang juga Ketua DPD I Golkar Bali ini. (Yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *