Kapolsek Patrem: Pelanggaran Kita Data, Kalau Nanti Melanggar Lagi Kita Denda

Diposting pada

 

Persindonesia.com Jembrana – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Melaya melaksanakan Ops Yustisi Gabungan penegakan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes), dan pelaksanaan Spraying/Penyemprotan Desinfektan. Jumat (15/01/21).

Diduga Lantaran Istri Positif HIV, Suami Nekad Gantung Diri

Kegiatan di Pimpin Langsung oleh Kapolsek Melaya Kompol I Nengah Patrem SH.MH, hadir juga Kasi Pendataan dan Monitoring Sat.Pol PP IB. Tony Wirahadi Kusuma, SE, Perbekel Desa Manistutu I Komang Budiana, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Manistutu, Anggota Koramil Melaya, dan Anggota BPBD Kab. Jembrana.

“Kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 11 januari diambil kebijakan karena Covid-19 ini sangat memprihatinkan, hingga pemerintah daerah memgambil kebijakan untuk membentuk satgas kecamatan, yang di dukung juga oleh stickholder dari kabupaten,” ucap Kapolsek Melaya Kompol I Nengah Patrem SH.MH

 

Kegiatan ini sudah terjadwal untuk kita laksanakan pendisiplinan masyarakat terkait dengan pelaksanaan protokol kesehatan, dan berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat semakin sadar, kita ketahui mungkin masyarakat ada titik jenuh di karenakan sudah hampir setahun adanya Pandemi Covid-19 ini.

“Kita dengan perangkat desa berusaha untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa memang benar benar ada virus ini,” jelas Patrem.

Cegah Penyebaran Covid-19 Di Desa Binaan, Babinsa Koramil 1617-03 Melaya Bersama Aparat Desa Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Disamping melaksanakan tugas penegakan disiplin atau penegakan Pergub No 46 tahun 2020 dan Perbup No 36 tahun 2020, dan kita juga melakukan tindakan tindakan simpati kepada masyarakat bilamana kita menemukan masyarakat yang tidak memakai masker, atau menggunakan masker tidak sesuai dengan ketentuan kita ingatkan.

 

“Untuk yang tidak pakai masker kita berikan masker, kemudian kita juga menyasar masyarakat yang terkonfirmasi positif yang melaksanakan isolasi di kediamanya kita laksanakan tindakan simpati seperti penyemprotan desinfektan di rumahnya,” kata Patrem.

Ia melanjutkan, Ini akan terus kita laksanakan dan lokasipun akan berpindah pindah berharap kegiatan seperti ini akan bisa membawa dampak positif kepada masyarakat untuk lebih sadar melaksanakan upaya melindungi diri sendiri dan orang lain.

 

Dan semua yang kita temukan pelanggaran prokes kita data, dikemudian hari bila ditemukan kembali yang sudah tercatat itu pasti akan ditindak dengan tegas, seperti sangsi denda.

Vaksinasi Covid-19 Di Kota Denpasar, Mendahului Jadwal

“Harapan dengan kegiatan ini masyarakat yang terkonfirmasi positif bisa menurun, bahkan bisa segera hilang,” tutup Patrem.

 

Dalam pelaksanaan Penegakan disiplin ditemukan 10 masyarakat yang tidak menggunakan masker, diberikan teguran simpatik berupa push-up dan di berikan masker. (Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *