Kasus Covid-19 Di Kota Denpasar Mengalami Lonjakan

Diposting pada

 

Persindonesia.com Denpasar – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih menunjukan tren yang berfluktuatif, penambahan kasus positif di Ibu Kota Provinsi Bali ini masih tinggi. Dimana Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Jumat (15/1/21)

Header

Tanggap Cepat Polres Jembrana Bantu Warga Terkena Musibah Banjir

mencatat penambahan kasus positif sebanyak 166 orang. Pun demikian, angka kesembuhan harian menunjukan peningkatan, dimana, hari ini tercatat penambahan kasus sembuh sebanyak 64 orang, selain itu, 1 orang pasien dinyatakan meninggal dunia.

 

“Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih tinggi, hari ini kasus positif bertambah sebanyak 166 orang, kasus sembuh bertambah 64 orang dan 1 pasien meninggal dunia, kondisi peningkatan tren penularan ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar pada Jumat (15/1).

Asuransi Jiwa Driver Grab Tidak Jelas dan Masih Simpang Siur

Terkait kasus meninggal dunia, pasien diketahui seorang laki-laki usia 53 tahun dengan status domisili di Kelurahan Sesetan, pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 14 Januari 2021 dan dinyatakan meninggal dunia pada 15 Januari 2021

“Jangan lengah, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa di sadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” ujarnya

 

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat, hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Peduli Korban Banjir Bandang di Medewi, Dandim Tinjau Lokasi Dan Berikan Bantuan Sembako

Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas, sementara menunda pulang kampung dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas, hindari pulang kampung dan melakukan prokes secara ketat, hal ini mengingat angka kesembuhan menurun, tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya

Paska Gempa Mamuju, Satbrimob Polda Sulbar Dan Polsek Malunda Bikin Posko Pengungsian Sementara

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas menghimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 5.733 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 5.035 orang (87,82 persen), meninggal dunia sebanyak 121 orang (2,11 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 577 orang (10,07 persen).

Polsek Kebon Jeruk Ringkus Pelaku Pencurian Spesialis Pecah Kaca Mobil

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid – 19 tidak semakin meluas.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *