Bubur Sure (Bubur Ayam) Tradisi Masyarakat Pesisir

Diposting pada 0 views

Mungkin masyarakat awam hanya menikmati kuliner menganggap ini bubur ayam biasa, akan tetapi bagi warga Desa Pengambengan adalah ciri khas menyebut Bubur Sure. Bubur ini mempunyai khas secara agamais di pesisir terutama umat muslim.

Bubur Sure dinikmati disaat kegiatan Agama Islam menyabut Bulan Sure, dimana rasa syukur dengan rasa gembira, karena biasanya bubur ini dibuat untuk rasa gembira atas keselamatan, rejeki, dan kesehatan.

DPRD Sumsel Mendesak Pemerintah Lakukan Pembelajaran Tatap Muka

Menikmati bubur Sure dinikmati secara bersama sebagai ungkapan rasa suka cita.

Bubu sure dibuat dengan kebersamaan oleh ibu-ibu dengan bahan dasar beras, kacang tanah, jagung, telur, dan daging ayam serta santan kelapa.

Bahan ini lebih nikmat dimasak dengan menggunakan tungku/kompor dari bahan tanah dengan media kayu bakar.

Kapolresta Bandara Soetta, Laksanakan Tracing, Tracking dan Treatment 

Masakan ini terasa nikmat bila disajikan setelah acara doa bersama dengan bacaan doa selamat dunia akhirat.

Hingga kini sajian ini tetap tersaji, akan tetapi diluar Bulan Sure masih banyak yang menikmati dengan rasa khas santan berkuah dan taburan suwiran daging ayam serta tabuaran seladri.

Grand Launching AR Learning Center & Taklim Jurnalistik

Sajian ini lebih cantik diisi hiasan telur goreng, dan kacang tanah. Sungguh nikmat tiada bandingnya. Apalagi disajikan saat ada tamu ke rumah kita, selain peraktis sajian ini juga banyak mengandung protein nabati dan hewani. Makan dengan ada krupuk dan teh manis, wah….maknyus dah!! (EDI27)

350900login-checkBubur Sure (Bubur Ayam) Tradisi Masyarakat Pesisir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *